Pemkab Garut Beri Kuota 225 Orang Bagi Guru Honorer

Pemkab Garut Beri Kuota 225 Orang Bagi Guru Honorer

Guru honorer K2 yang mengikuti seleksi PPPK memiliki asa yang besar untuk diangkat menjadi ASN. Namun kuota yang diberikan pemerintah membuat harapan itu berubah menjadi kekecewaan.

Guru Honorer Kecewa Kuota PPPK Tak Sesuai Omongan Bupati

Konten.co.id (Garut) – Para guru honorer di Kabupaten Garut, Jawa Barat yang mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) harus menelan pil pahit. Dari seribu lebih yang lolos, Pemkab Garut hanya mengusulkan kuota sebanyak 225 orang.

Tak pelak, para guru honorer harus kecewa. Mereka yang masuk dalam Kategori 2 (K2) mempunyai harapan besar bisa menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui jalur PPPK.

Namun kenyataannya, Pemkab Garut dinilai tak konsisten terhadap pernyataannya.

“Dulu pak Bupati sebut angkat mengangkat seribu honorer menjadi PPPK setiap tahun. Tapi sekarang kuota yang diajukan hanya 225 orang,” ucap Heni, salah seorang guru yang mengikuti seleksi PPPK saat ditemui di Pendopo Garut, Minggu (3/3/2019).

Heni meminta agar honorer yang ikut seleksi agar diajukan menjadi PPPK. Pasalnya para guru honorer K2 sudah puluhan tahun mengabdi.

Koordinator wilayah Perkumpulan Hononer K2 Indonesia (PHK2I) Jawa Barat, Cecep Kurniadi, meminta agar pemerintah menambahkan nilai bagi guru honorer yang sudah memiliki sertifikasi. Hal itu jelas menandakan jika guru honorer sangat kompeten dan profesional.

“Mereka sudah puluhan tahun mengabdi. Tapi untuk jadi abdi negara hanya dinilai dari 100 soal selama 90 menit. Tentunya miris melihat seperti itu,” kata Cecep.

Ketua PGRI Kabupaten Garut, Mahdar menyebut kebutuhan guru di Garut sebenarnya mencapai ribuan. Banyak kekosongan guru di sekolah-sekolah.

“Kami terus dorong dan perjuangkan nasib para guru honorer,” ujar Mahdar.

Pihaknya akan mendorong agar pemerintah menambah kuota PPPK. Minimal sesuai janji Bupati yang akan mengangkat seribu PPPK per tahunnya. (TAF)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *