Peluncuran 5G di India Enggan Kerja Sama Dengan China

Peluncuran 5G di India Enggan Kerja Sama Dengan China

India enggan bekerja sama dengan Huawei dalam peluncuran 5G di negara tersebut.

Tahun 2020 5G Sudah Tersedia di India

Konten.co.id (India) – Menurut sumber dari pemerintah, India sedang mencari cara untuk membatasi keterlibatan Huawei dalam infrastruktur 5G di negaranya tanpa sedikitpun melirik para pembuat peralatan telekomunikasi dari China.

India berencana untuk meluncurkan konektivitas 5G di jaringan seluler pada tahun 2020. Peluncuran itu bekerja sama dengan Korea Selatan, Cina, Jepang, dan AS dalam persaingan untuk menjadi negara pertama yang melakukannya.

Pelelangan spektrum 5G dijadwalkan untuk tahun ini, tetapi Kementerian Dalam Negeri khawatir Huawei akan ikut berpartisipasi sehingga meningkatkan keamanannya.

Menurut perusahaan riset Market Research Store, pasar telekomunikasi India adalah salah satu yang paling berkembang pesat di dunia. Bernilai USD 37 miliar atau setara Rp 524 triliun pada tahun 2017 dan diperkirakan akan meningkat menjadi USD 103,9 miliar pada tahun 2020.

Kantor Perdana Menteri mengatakan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan apa yang disebut “middle approach” atau pendekatan menengah. Huawei akan diberikan kontrak hanya untuk di pedalaman India yang jauh dari daerah yang sensitif secara geopolitik.

Dilansir dari Asian Nikkei, sumber dari kantor Perdana Menteri, India mengkhawatirkan hubungan dekat antara Huawei dengan pemerintahan China. Mereka juga mengatakan bahwa hubungan India dengan China dapat memposisikan Huawei sebagai sebuah ancaman.

Pemerintah india telah memperlihatkan keengganannya untuk bekerja sama dengan Huawei.

Seorang Insinyur di Telecommunications Engineering Center, mengagatakan bahwa India berminat untuk bernegosiasi dengan Qualcomm meskipun harga yang ditawarkan empat kali lebih tinggi dari Huawei.

Bukan hanya India, saat ini ketiga anggota dari komunitas intelejen “Five Eyes” yaitu AS, Selandia Baru dan Australia serta Jepang telah membatasi penggunaan peralatan 5G dari Huawei. Negara lainnya adalah Kanada dan AS tetapi belum melakukan larangan penuh. Sementara Norwegia dan Jerman sedang meninjau hubungan mereka dengan Huawei.

Dilansir dari Nikkei, Huawei India menulis pernyataan yang menegaskan bahwa keamanan dan perlindungan privasi siber adalah prioritas utama Huawei dan tujuan kemanan jaringan 5G juga untuk melindungi data pengguna. Mereka telah membangun dan mengimplementasikan sistem jaminan keamanan sibernatika global yang mencakup setiap proses. (RM)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *