Ma’ruf vs Sandiaga, Adu Gagasan di Panggung Debat

Ma’ruf vs Sandiaga, Adu Gagasan di Panggung Debat

Debat Cawapres pekan ini akan menunjukkan kemampuan Ma’ruf Amin dalam menyampaikan visi dan misinya. Banyak pihak yang meragukan jawaban dari Ma’ruf Amin. Sementara Sandiaga Uno, dinilai lebih siap untuk menghadapi debat.

Debat Cawapres Ajang Pembuktian Diri, Bukan Ajang Saling Serang

Konten.co.id (Jakarta) – Debat ketiga Pilpres 2019 akan digelar, Minggu 17 Maret 2019 di Hotel Sultan, Jakarta. Debat tersebut hanya menghadirkan dua calon wakil presiden dari dua kubu. Yakni Ma’ruf Amin dari pasangan nomor urut 01 dan Sandiaga Salahudin Uno dari pasangan 02.

Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Aria Bima yakin dalam debat yang mengangkat tema sosial dan budaya tersebut, Ma’ruf Amin akan tampil ofensif.

Penampilan Ma’ruf akan berbeda saat debat pertama bersama calon presiden Jokowi. “Kalau debat pertama kan beliau sebagai wakil yang ada presidennya. Ini nggak ada presidennya, berarti akan lebih ofensif,” ujar Bima disela acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, di Sukoharjo, Minggu (10/3/2019).

Dalam debat nanti, Bima menyampaikan, Ma’ruf Amin akan menjelaskan secara rinci visi misi Presiden Jokowi selama empat tahun ini. Visi misi tersebut dinilai sangat visioner untuk membangun sumber daya manusia Indonesia ke depan.

Bima menyampaikan, Ma’ruf Amin sangat paham dan menguasai materi debat dengan tema sosial dan budaya. Apalagi Ma’ruf memiliki latar belakang mengenai persoalan pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan sosial budaya.

Dalam debat nanti, Bima menyampaikan, Ma’ruf Amin akan menjelaskan secara rinci visi misi Presiden Jokowi selama empat tahun ini. Visi misi tersebut dinilai sangat visioner untuk membangun sumber daya manusia Indonesia ke depan.

Di antaranya adalah program Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Keluarga Harapan.

“Kartu Sembako Murah, Kartu Indonesia Pintar-Kuliah dan Kartu Pra-Kerja, semuanya akan dijelaskan lebih rinci oleh pak KH Ma’ruf Amin,” katanya.

Visi misi tersebut nantinya akan dilanjutkan oleh pasangan Jokowi-Ma’ruf. Program yang ditawarkan oleh pasangan Jokowi-Ma’ruf, kata Bima, merupakan bentuk kehadiran negara untuk memberikan perlindungan terhadap rakyatnya.

Sementara, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Gamal Albinsaid memastikan akan ada hal baru yang ditawarkan Sandi di panggung debat cawapres mendatang.

Di panggung debat, Sandi akan menawarkan beberapa program solutif yang dibuat berdasarkan keluhan masyarakat.

“Ya kami sudah menyiapkan program-progam solutif dari keluhan masyarakat. Bang Sandi akan menyampaikan hal baru berdasarkan masukan masyarakat dan narasi gagasan pembangunan kesehatan beliau,” kata Gamal di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan.

Gamal pun mengaku pihaknya memiliki banyak program baru yang ditawarkan pada pilpres ini. Apalagi di bidang kesehatan masyarakat dan kesejahteraan sosial, misalnya soal BPJS dan Gerakan Minum Susu.

Program-program baru itu, kata Gamal, bukan berasal dari perasaan tidak nyaman pihaknya, melainkan dari keluhan masyarakat yang disampaikan setiap kali Sandi atau Prabowo berkunjung ke daerah menemui mereka.

“Banyak sekali yang baru, contoh gerakan emas, itu kan suatu yang baru. Lalu solusi soal BPJS mungkin selama ini tidak pernah diperhatikan ability di bidang BPJS. Apakah pemerintah pernah mengatakan integrasi agama, budaya dalam BPJS?” katanya.

“Jadi yang kami sampaikan ini sebetulnya bukan masalah perasaan kami, bukan sekadar pemikiran kami, tapi setelah kami dengar,” katanya.

Lebih lanjut dia berharap debat bukan jadi tempat saling menjatuhkan. Justru akan lebih baik jika panggung debat digunakan sebagai tempat berbagi aspirasi dari masing-masing paslon.

Namun sebagai oposisi, lanjut Gamal, Sandi akan menyampaikan keluhan-keluhan masyarakat, misalnya seputar akses JKN dari segi kualitas pelayanan, kesejahteraan tenaga kesehatan, dan beberapa persoalan lain.

“Ini panggung aspirasi dan bukan tempat saling menjatuhkan. Kami akan menyampaikan keluhan-keluhan masyarakat yang kurang lebih kami simpulkan,” kata dia. (AI)

Ahmad
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *