Lilik HS Gembar-gembor Kalahkan Capres Pelanggar HAM

Lilik HS Gembar-gembor Kalahkan Capres Pelanggar HAM

Kasus pelanggaran HAM berat tahun 1998 diungkit sejumlah aktivis sudutkan Capres 02.

Lilik HS: Kalahkan Capres Pelanggar HAM

Konten.co.id – Aktivis tahun 1998 gembar-gembor meneriakkan kalahkan calon presiden pelanggar Hak Asasi Manusia (HAM) di media sosial. Pernyataan itu ditulis oleh Lilik Hastuti yang akrab disapa Lilik HS yang merupakan rekan sejawat Wijik Thukul korban penculikan aktivis kala itu.

Lilik menuliskan, sejumlah tudingan kepada calon presiden (Capres) Prabowo Subianto yang diduga telah melakukan pelanggaran HAM berat semasa ia menjabat sebagai Danjen Kopasus. Isu itu kembali diangkat Lilik jelang pencoblosan pemilihan presiden (Pilpres) 17 April 2019.

Secara rinci Lilik menuliskan, “11 Maret 98 : Suharto dilantik presiden ke-7 kali. 12 Mar : reza, Herman, Jati diculik usai konpers di YLBHI. 13 Mar: Bimo, Mugi, Nezar diculik. 21th kemudian Herman & Bimo tak kembali. Wiji Thukul jg tak kembali!”. Selain itu juga, Lilik mencantumkan, #KembalikanKawanKami #KalahkanCapresPelanggarHAM dan #PrabowoTukangCulik.

Cuitan Lilik Hastuti di akun Twitternya
Cuitan Lilik Hastuti di akun Twitternya

Selain itu, Lilik juga mengupload sebuah undangan konferensi pers keluarga korban penculikan aktivis 1997-1998. Pernyataan kembalikan kawan kami dan kalahkan Capres pelanggar HAM dicantumkan dalam tulisan itu.

Undangan Konferensi Pers
Undangan Konferensi Pers

Usai pelantikan Soeharto menjadi presiden ke 7, sejumlah aktivis seperti Wiji Thukul, Bimo, Nezar dan Mugi jadi korban penculikan. Setidaknya ada 12 orang aktivis menjadi korban penculikan.

Konfrensi pers itu, rencanya akan dihadiri oleh sejumlah aktivis dan keluarga aktivis korban penculikan tahun 1998. Konfrensi pers akan dilaksanakan di Hotel Grand Cemara Jalan Cemara 1 Gordangdia, Menteng, Rabu 13 Maret 2019, Jam 12.00 WIB.

Twit Lilik HS mendapat berbagai respon dan tanggapan. Bahkan twit ini telah di retweet sebanyak 119 sejak berita ini diturunkan.

Twit Lilik pun dikomentari oleh sejumlah netizen, salah satunya oleh akun @bimtut yang menuliskan “Padahal bisa tanya langsung ke Agum Gumelar,”. Selain itu @kuntho menuliskan “ga ada peluru yg lain? katanya perang total,”.

Selang beberapa saat, Lilik, kembali menulis “Jika kau bertanya, apa yang akan aku tuntut sepanjang hidup? Inilah: Kembalikan Kawan Kami! Karena mereka aku sayangi! Karena mereka adalah martir atas demokrasi yang kita nikmati hari ini!”. (MHI)*

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *