Krisis Venezuela, Pasokan Listrik Rumah Sakit Padam

Krisis Venezuela, Pasokan Listrik Rumah Sakit Padam

Rumah sakit di Venezuela sudah tak mempunyai aliran listrik akibat krisis di negara itu. Warga juga mengambil air minum dari sungai yang tercemar.

Sungai Tercemar Jadi Sumber Mata Air di Venezuela

Konten.co.id (Venezuela) – Rumah sakit di Venezuela mulai mengahadapi krisis untuk menjaga para pasien tetap hidup setelah pemadaman listrik berlangsung selama enam hari.

Dilansir dari ABC News, seorang kepala UGD rumah sakit swasta di Caracas membawa mereka menyusuri lorong rumah sakit yang gelap untuk menunjukan keadaan yang sangat mengkhawatirkan. 

Sebagian rumah sakit di Venezuela, menggunakan generator untuk menjaga peralatan elektronik kesehatan tetap berfungsi. 

Generator dapat membantu pengobatan para pasien dan aktivitas lainnya, tetapi pihak rumah sakit harus menghemat daya untuk menjaga nyawa pasien seperti Romero Andrade.

Romero Andrade merupakan pasien yang sedang melawan kanker usus besar dan sedang dalam keadaan koma. 

Jaqueline Andrade, yang merupakan putrinya mengatakan bahwa dokter dan suster merawat Ayahnya menggunakan senter untuk pencahayaan.

Direktur rumah sakit mengatakan bahwa mereka sudah kehabisan waktu dan staf sudah mengirim para pasien ke rumah masing-masing.

“Selama 67 tahun ini, tidak pernah sekalipun dalam hidup, saya melihat keadaan seperti ini,” ujar direktur yang dilansir dari ABC News.

Seorang pasien mengungkapkan kekesalannya terhadap Presiden Venezuela, Nicholas Manduro. 

“Manduro, enyahlah!” ujar pasien tersebut.

Pemadaman listrik yang berlangsung lama ini juga berdampak pada pasokan air, kebutuhan pokok dan perekonomian masyarakat. Mereka hidup tanpa listrik, pompa air, internet, mesin ATM, bank atau pendingin ruangan.

Mereka harus berjuang untuk bertahan hidup. Bahkan ada laporan yang menyatakan toko-toko swalayan yang menjual kebutuhan pokok dijarah untuk mendapatkan makanan, minuman dan kebutuhan pokok lainnya. 

Untuk mendapatkan air,  warga harus rela mendapatkannya dari salah satu sungai yang airnya sudah tercemar.

Manduro menyalahkan Amerika sebagai penyebab pemadaman listrik di negaranya. Ia menuduh mereka meretas dan menyabotase jaringan listrik di Venezuela. 

Menurut Associated Press, beberapa kerabat Manduro telah berusaha pergi ke Kolombia untuk menghindari pemadaman. 

Pada hari Senin, AS mengumumkan bahwa mereka telah menarik beberapa diplomat yang tersisa di Venezuela.

Amerika yang mendukung dan mengakui Guaido sebagai Presiden Venezuela telah dituduh atas pemadaman listrik, kekurangan air, dan keadaan buruk lainnya. (RM)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *