Korban Penembakan di Selandia Baru Capai 27 Orang

Korban Penembakan di Selandia Baru Capai 27 Orang

Puluhan orang dinyatakan tewas saat melaksanakan salat Jumat di dua masjid di Selandia Baru. Mereka ditembak sejumlah pria dengan senjata otomatis.

Telan 27 Orang Korban, Pelaku Penembakan di Dua Masjid Pakai Baju Hitam

Konten.co.id (Selandia Baru) – Penembakan massal di Masjid Kota Christchurch, Selandia Baru pada Jumat (15/3/2019) menewaskan sekitar 27 orang. Pria bersenjata mendatangi Masjid Al Noor di pusat kota Christchurch dan Masjid Linwood.

Pelaku menembaki puluhan warga yang sedang melaksanakan ibadah salat Jumat. Menurut NeswtalkZB, salah satu pria bersenjata menyiarkan video siaran langsung ketika menembak korban. Salah satu di antaranya diduga warga Australia.

Seorang saksi mata melihat seorang anak berbaring di tengah-tengah Jalan Deans Ave. Saksi mata lainnya mengatakan bahwa ia mendengar suara tembakan beberapa kali sebelum polisi mengepung daerah itu. 

Dilaporkan bahwa penembakan di masjid berlangsung dengan durasi enam menit karena pelaku kehabisan peluru dan kembali ke dalam mobil. Ia lantas mengambil lebih banyak amunisi sebelum melepas tembakan lagi.

Polisi mengimbau masyarakat Christchurch untuk menjauhi jalanan dan tetap berada di dalam ruangan hingga ada instruksi selanjutnya dari kepolisian setempat. 

Komisaris Polisi Mike Bush telah mengerahkan semua polisi di Canterbury untuk membantu mengusut kasus ini dan menjaga orang-orang supaya tetap aman. Ia juga mengatakan kepada masyarakat untuk tidak pergi ke masjid mana saja yang berada di Selandia Baru. 

Penembakan kedua terjadi di Masjid Linwood, yang menurut saksi mata terjadi pada pukul 13.45 waktu setempat. 

Seorang warga muslim lokal mengejar para pelaku dan menembakan dua tembakan ke arah mereka ketika pelaku melarikan diri.

Seorang saksi mengatakan bahwa ia melihat seorang pria bersenjata melewati tokonya. Ia mendengar lima suara tembakan yang bersumber di sekitaran Masjid Linwood. 

Saksi Len Peneha mengatakan dia melihat seorang pria berpakaian hitam memasuki Masjid Al Noor dan kemudian mendengar puluhan tembakan, diikuti oleh orang-orang yang lari dari masjid dengan ketakutan.

Ia juga melihat pria bersenjata itu melarikan diri sebelum layanan darurat tiba. Peneha mengatakan dia pergi ke masjid untuk mencoba dan membantu. “Aku melihat orang mati di mana-mana”.

Seorang pria di masjid, dengan noda darah di seluruh bajunya, mengatakan dia bersembunyi di bawah bangku saat penembakan terjadi. Dia mengatakan sekitar 50 orang berada di dalam gedung.

Wartawan ESPN Cricinfo Mohammed Isam mengatakan, anggota tim kriket Bangladesh, yang dijadwalkan akan memainkan pertandingan uji coba di Christchurch pada hari Sabtu, berhasil selamat setelah melarikan diri dari masjid.

Mario Villavarayen, pelatih kekuatan dan pengkondisian tim kriket Bangladesh, dikutip oleh New Zealand Herald mengatakan bahwa tim itu dekat dengan tempat penembakan terjadi, tetapi aman.

“Para pemain terguncang tapi baik-baik saja,” kata Villavarayen.

Jumlah muslim hanya satu persen dari populasi Selandia Baru, berdasar sebuah sensus tahun 2013. (RM/FW)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *