Kemenlu Sebut Satu WNI Meninggal Usai Aksi Teror Masjid

Kemenlu Sebut Satu WNI Meninggal Usai Aksi Teror Masjid

Seorang WNI dipastikan meninggal usai aksi teror di Selandia Baru. Sementara itu Senator Australia menyalahkan aksi teror kepada umat Muslim.

Senator Australia Penyebut Muslim Penyebar Teror, Dilempar Telor

Konten.co.id – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memastikan satu WNI menjadi korban penembakan di Selandia Baru. Korban meninggal dunia atas nama Muhammad Abdul Hamid.

Dari rilis Kemenlu, kabar meninggalnya Muhammad Abdul Hamid alias Lilik Abdul Hamid disampaikan pengurus Masjid Al Noor di Christchurch pada Sore waktu setempat.

Menlu RI Retno Marsudi langsung menghubungi Nina, istri almarhum, setelah mendapat kabar.

“Menlu Retno menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam dari Pemerintah Indonesia atas meninggalnya almarhum,” tulis rilis Kemenlu RI.

Retno juga menyampaikan pemerintah melalui Duta Besar RI, akan memberikan pendampingan dan bantuan yang diperlukan.

Sejauh ini terdapat sekitar tujuh WNI (informasi sebelumnya enam orang) yang berada di kedua masjid saat peristiwa. Empat WNI dinyatakan selamat, dua orang luka dan masih dalam perawatan sementara satu WNI meninggal.

Di Australia, seorang senator menampar remaja yang memecahkan telur di kepalanya. Senator bernama Fraser Anning itu tengah diwawancara salah satu televisi, seperti dilansir dari The Guardian.

Tiba-tiba seorang remaja berusia 17 tahun mendekati sambil membawa telur dan merekam aksinya menggunakan telepon seluler. Anning yang terkejut lalu melihat remaja yang memukulnya dengan telur.

Ia tak terima dan menampar remaja tersebut. Remaja itu kemudian dijatuhkan ke tanah oleh para pendukung Anning dan ditahan.

Aksi itu diduga dilakukan karena Anning menyalahkan serangan teror Selandia Baru pada imigran Muslim.

Bocah itu kemudian dibawa pergi oleh polisi dan dibebaskan tanpa dakwaan. Polisi Victoria sedang menyelidiki insiden itu.

Anning dikritik pada hari Jumat (15/3/2019) setelah berusaha mencari perhatian dengan mengatakan serangan masjid menyoroti ketakutan yang meningkat atas kehadiran Muslim di Australia dan Selandia Baru.

Perdana menteri Australia, Scott Morrison, mengatakan komentar Anning menyalahkan komunitas Islam atas penembakan itu mengerikan.

Bahkan muncul petisi di change.org yang menyerukan pengusiran Anning dari parlemen. Petisi itu sudah mengumpulkan sekitar 250.000 tanda tangan. (FW)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *