Jegal Bisnis Lendir, Ribuan Akun Prostitusi Diblokir

Jegal Bisnis Lendir, Ribuan Akun Prostitusi Diblokir

Maraknya penjajakan bisnis esek-esek melalui media sosial cukup membuat geram semua pihak. Untuk menekan bisnis prostitusi online, Kemenkominfo blokir 11 Ribu akun prostitusi.

11 Ribu Akun Prostitusi Online Diblokir

Konten.co.id (Jakarta) – Sejumlah 11.282 akun media sosial yang bermuatan prostitusi online telah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sejak 2 September 2018 sampai 28 Maret 2019.

Demikian diungkapkan Kepala Biro Humas (Kominfo) Fernandus Setu saat konferensi pers terkait prostitusi anak di kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di Jakarta, Jumat (29/3).

“Sebanyak 95 persen akun yang mempromosikan prostitusi ada di twitter,” katanya, dilansir Fajar.

Fernandus mengatakan, sejak Januari 2018 Kominfo telah memiliki mesin sensor internet. Alat tersebut akan membuat penyisiran konten negatif dengan cara crawling konten.

Mesin khusus tersebut mampu melacak setiap akun-akun yang melakukan hoaks, ujaran kebencian dan lainnya.

Setelah diblokir, Kominfo akan terus melakukan pemantauan pada pelaku pemilik akun-akun tersebut, jika melakukan hal yang sama maka Kominfo akan melaporkan ke Bareskrim unit kejahatan dunia maya untuk ditindaklanjuti.

Hingga sekarang, Kemenkominfo sudah memblokir sekitar 1,1 juta situs dan akun media sosial yang memuat konten negatif di internet, 80 persennya adalah konten pornografi.

Kemenkominfo menilai, untuk menghindari dampak negatif dari internet, tidak cukup dengan melakukan pemblokiran konten, melainkan adanya literasi digital. (ME)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *