Hakim Bebaskan Dua Pemerkosa Dengan Alasan Konyol

Hakim Bebaskan Dua Pemerkosa Dengan Alasan Konyol

Seorang wanita asal Peru menjadi korban pemerkosaan di Italia. Namun hakim malah membebaskan kedua pelaku dengan alasan fisik korban.

Dianggap Terlalu Jelek, Putusan Banding Korban Pemerkosaan Ditolak Hakim

Konten.co.id (Italia) – Hakim pengadilan Italia memutuskan untuk membatalkan putusan banding terhadap kasus pemerkosaan. Hakim menganggap bahwa wanita itu terlalu jelek untuk menjadi korban pemerkosaan.

Putusan tersebut membuat masyarakat Italia geram, mereka melakukan protes di luar gedung Pengadilan Ancona pada Senin (11/3/2019). Mereka meneriakkan dan membawa tanda-tanda yang bertuliskan “indignatio” atau kemarahan.

Dua pria Peru awalnya dihukum atas tuduhan pemerkosaan pada perempuan asal Peru di Ancona pada 2015. Tetapi sekelompok hakim yang beranggotakan tiga hakim wanita membatalkan tuduhan tersebut dalam pengadilan banding di Ancona di 2017, dan membebaskan kedua pria tersebut.

Julukan “viking” merupakan sebutan untuk sebuah sindiran terhadap apa pun selain sosok feminin, dengan kata lain maskulin atau seperti pria

Kasus banding diumumkan pada hari Jumat (8/3/2019), setelah Mahkamah Agung menolak keputusan Pengadilan Ancona. Dilansir dari Time, pengadilan mencatat bahwa kedua pria itu menganggapnya tidak menarik dan terlalu “maskulin” untuk menjadi korban pemerkosaan, sampai-sampai menyimpan nomornya dengan julukan “viking”.

Julukan “viking” merupakan sebutan untuk sebuah sindiran terhadap apa pun selain sosok feminin, dengan kata lain maskulin atau seperti pria.

Pengacara korban, Cinzia Molinaro, menyatakan keberatannya atas putusan hakim yang membebaskan para tersangka dengan alasan referensi penampilan fisik korban.

Molinaro mengatakan bahwa korban telah mengalami luka genital yang mengharuskannya untuk dijahit.

Kasus ini menjadi kasus kedua yang memicu kecaman di Italia beberapa pekan terakhir. Kasus-kasus kekerasan seksual dan pembunuhan pada perempuan sering menjadi berita utama. (RM)

Ahmad
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *