Game Fortnite Inspirasi Pelaku Penembakan di Selandia Baru

Game Fortnite Inspirasi Pelaku Penembakan di Selandia Baru

Salah seorang pelaku penembakan di Selandia Baru menyebut aksi kejinya itu terinspirasi dari video game. Polisi meminta agar video siaran langsung penembakan tak disebarluaskan.

Video Game Jadi Inspirasi Aksi Keji di Masjid Selandia Baru

Konten.co.id (Selandia Baru) – Salah seorang pelaku penembakan keji di Selandia Baru yang menewaskan 49 orang merupakan warga Australia, Brenton Tarrant. Pelaku disebut terinspirasi dari video game untuk melakukan aksinya.

Aksi penembakan itu dilakukan Tarrant secara langsung (live streaming) di internet. Polisi meminta agar video itu tidak dibagikan lagi.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI juga mengimbau agar warganet dan masyarakat tidak menyebarluaskan atau memviralkan konten baik dalam bentuk foto, gambar, atau video yang berkaitan dengan aksi kekerasan berupa penembakan brutal yang terjadi di Selandia Baru.

Dilansir dari CNBC, Tarrant memposting manifesto berisi 37 halaman secara daring sebelum melakukan serangan. Di dalamnya, ia mengatakan “itu adalah serangan teroris”.

Dalam tulisannya, ia menyebut telah merencanakan serangan selama dua tahun dan telah melakukan perjalanan ke Christchurch untuk berlatih sebelum memutuskan bahwa kota itu akan menjadi sasarannya.

Tarrant mengatakan inspirasi politiknya berasal dari komentator konservatif Amerika Serikat (AS) Candace Owens, yang pro-Trump dan mengkritik gerakan Black Lives Matter.

Dia menggambarkan dirinya sebagai fasis dan pendukung pandangan Oswald Mosley, politisi Inggris yang menjadi pemimpin Uni Fasis Inggris pada 1930-an.

Manifesto itu mengatakan: “(Video game) Fortnite mengajarkan saya menjadi pembunuh”.

“Menuju masyarakat baru yang terus maju,” tulisnya.

Di dalamnya, ia berbicara tentang memulihkan angka kelahiran dan krisis imigrasi massal.

Sebanyak 49 orang tewas akibat serangan itu, dan 48 orang dirawat di rumah sakit akibat luka tembak.

Empat orang ditahan usai melakukan aksi keji itu. Tiga di antaranya adalah pria dan satu wanita. (FW)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *