Ditekan Kelompok LGBT, Google Hapus Aplikasi Anti-Gay

Ditekan Kelompok LGBT, Google Hapus Aplikasi Anti-Gay

Aplikasi anti-gay yang ada di Play Store akhirnya dihapus. Setelah sempat ditolak oleh Google.

Aplikasi Anti-Gay Dihapus Google Usai Diprotes Kaum LGBT

Konten.co.id – Google menghapus aplikasi Conversion Therapy anti-gay setelah mendapat tekanan dari kelompok LGBT. Aplikasi ini menyebut gaya hidup orang-orang gay merupakan gaya hidup destruktif dan menyamakan homoseksualitas dengan candu.

Aplikasi milik perusahaan teknologi raksasa ini disebutkan dapat mengancam jiwa para pemuda kelompok LGBT. Conversion Therapy merupakan aplikasi dari organisasi keagamaan Living Hope Ministries (LHM) yang bertujuan untuk memberikan solusi dalam pemulihan dari ketertarikan sesama jenis.

Kampanye Hak Asasi Manusia (HRC) mengatakan bahwa mereka telah mendesak Google unuk menghapus aplikasi tersebut karena dapat mengancam para pemuda LGBT dan juga jelas melanggar standar perusahaannya sendiri.

Sebelumnya Google telah menolak untuk menarik aplikasi ini dari Play Store. Tetapi Google menarik ucapannya tersebut setelah kelompok hak asasi LGBT terbesar di AS menangguhkan dukungannya terhadap perusahaan tersebut.

Pada hari Kamis (28/3/2019), Google mengatakan akan menghapus aplikasi tersebut setelah berkonsultasi dengan advokat, meninjau kebijakan perusahaan, dan memastikan mereka memiliki pemahaman menyeluruh tentang aplikasi dan hubungannya dengan terapi konvensi.

Google juga memutuskan untuk menghapusnya di toko aplikasi lainnya. Microsoft, Amazon dan Aplle telah menghapus aplikasi ini.

Keputusan Google diumumkan kurang dari 24 jam setelah HRC mengatakan perusahaan itu tidak masuk dalam Corporate Equality Index, yang merupakan penilaian tahunan kebijakan dan praktik perusahaan dalam mendukung karyawan LGBT. Padahal sebelumnya, Google mencetak skor 100.

LHM membantah terlibat dalam aplikasi conversion therapy. Dalam situs webnya tertulis bahwa LHM menjadi rumah bagi kelompok yang mendukung pria dan wanita yang dipengaruhi oleh ketertarikan sesama jenis kelamin.

Dalam surat kabar baru-baru ini, Chelette mengkritik keputusan Microsoft dan Apple untuk menghapus aplikasi. Dia mengungkapkan bahwa selama tiga puluh tahun dia telah melayani membantu orang-orang yang mempunyai masalah dengan ketertarikan sesama jenis yang mereka anggap tidak sesuai dengan iman mereka. (RM)

Ahmad
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *