Disuntik Puluhan Triliun, Grab Siapkan Layanan Tambahan

Disuntik Puluhan Triliun, Grab Siapkan Layanan Tambahan

Perusahaan aplikasi transportasi Grab mendapat kucuran dana investasi senilai US$ 1,46 miliar Rp 20 triliun lebih (Asumsi kurs US$ 1= Rp14.000) dari SoftBank Vision Fund (SVF). Hal itu membuat Grab memproyeksikan untuk peningkatan pelayanan, tidak hanya antar jemput saja melainkan pelayanan asuransi, kesehatan digital dan Reservasi Hotel.

Grab Siapkan Layanan Kesehatan, Asuransi dan Reservasi Hotel

Konten.co.id – Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menyatakan, putaran pendanaan Seri H masih tetap dibuka. Hal ini karena, minat investor untuk berinvestasi di Grab masih cukup tinggi. Sehingga, pendanaan Grab Seri H belum ditutup.

“Saat ini Seri H kita masih buka. karena minat dan ketertarikan masih sangat banyak dari investor. Jadi, terlalu dini kalau kita closing,” kata Ridzki di Gedung Lippo Kuningan, Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Dengan putaran pendanaan Seri H kali ini, Grab tercatat telah menerima total pendanaan senilai lebih dari US$ 4,5 miliar atau sekitar Rp 63 Triliun.

Grab mengumumkan mendapatkan investasi senilai US$ 1,46 miliar Rp 20 triliun lebih (Asumsi kurs US$ 1= Rp14.000) dari SoftBank Vision Fund (SVF).

Dengan putaran pendanaan Seri H kali ini, Grab tercatat telah menerima total pendanaan senilai lebih dari US$ 4,5 miliar.

“Kita umumkan karena memang jumlahnya sudah sangat signifikan. Tapi kita tidak menutup karena minat investasi kepada Grab masih sangat tinggi baik dari investor global atau regional,” imbuh Ridzki.

Melalui keterangan tertulisnya, Grab mengatakan akan menggunakan dana investasi ini untuk memperluas layanan keuangan, pengiriman makanan, pengiriman barang, konten dan pembayaran digital.

Termasuk menyediakan layanan baru berupa, layanan kesehatan digital, penyediaan jasa asuransi dan layanan reservasi hotel melalui kerja sama dengan Booking Holdings.

Sebagian besar dana investasi juga akan dimanfaatkan di Indonesia. Indonesia dinilai sebagai pangsa pasar yang menjanjikan.

Dalam bisnis transportasi berbasis aplikasi, Grab menyebut telah menguasai 60% pangsa pasar roda dua dan 70% pangsa pasar roda empat. Pada 2018, pendapatan Grab sudah dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Diketahui, Grab sudah menyandang status decacorn. Startup decacorn adalah julukan bagi perusahaan rintisan yang memiliki valuasi di atas US$10 miliar. Techcrunch melaporkan valuasi Grab mencapai US$14 miliar. (AI)

Ahmad
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *