Dampak Perang Dagang AS-China, IHSG di Zona Merah

Dampak Perang Dagang AS-China, IHSG di Zona Merah

Pertumbuhan IHSG berbanding terbalik dengan bursa saham Asia. IHSG berada di zona merah, sementara bursa saham Asia menanjak.

Per Tanggal 27 April 2019, IHSG di Zona Merah

Konten.co.id  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak ke zona merah pada perdagangan Rabu ini (27/3/2019). Sempat dibuka menguat 0,16%, pada pukul 10:17 WIB, IHSG melemah 0,2% ke level 6.457,02.

Dilansir CNBC Indonesia, Kinerja IHSG berbanding terbalik dengan mayoritas bursa saham utama kawasan Asia yang sedang ditransaksikan menguat. Misalnya, indeks Shanghai naik 0,62%, indeks Hang Seng menguat 0,57%, indeks Straits Times naik 0,23%, dan indeks Kospi juga naik 0,12%.

Optimisme dalam menyambut negosiasi dagang AS-China yang akan digelar di Beijing pada hari Kamis dan Jumat (28-29 Maret) mendorong pelaku pasar melakukan aksi beli di bursa saham regional. 

Kepala Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin akan melakukan dialog dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He untuk negosiasi, mencoba mencapai kesepakatan dagang.

Sampai saat ini, AS telah mengenakan bea masuk baru bagi produk impor asal China senilai US$ 250 miliar, sedangkan China membalas dengan mengenakan bea masuk baru bagi produk impor asal AS senilai US$ 110 miliar.

Jika kedua negara bisa mencapai kesepakatan dagang, besar kemungkinan bahwa pengenaan bea masuk tersebut akan dihapuskan dan mendorong laju perekonomian kedua negara. Hal ini menjadi sangat penting guna mencegah perekonomian China mengalami hard landing pada tahun ini.

Sebelumnya, pemerintah China telah resmi memangkas target pertumbuhan ekonomi untuk tahun ini menjadi di kisaran 6%-6,5%. Sebelumnya, target pertumbuhan ekonomi tahun 2019 dipatok di kisaran 6,5%. (ME) 

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *