Berpotensi Turun, IHSG Ditutup di Level 6.444,74

Berpotensi Turun, IHSG Ditutup di Level 6.444,74

Kondisi saham gabungan tanah air kurang diuntungkan. Berada di titik rendah, IHSG akhirnya ditutup pada Level 6.444,74

IHSG Terjun Bebas, Saham Gabungan Ditutup Melemah 0,39 Persen

Konten.co.id – Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,39% di level 6.444,74 pada Rabu (27/3). Dilansir Kontan.co.id, pada Kamis (28/3), IHSG berpotensi melanjutkan penurunan ke area support.

Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, analis Binaartha Sekuritas mengatakan, berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola golden cross di area negatif. Selain itu, Stochastic dan RSI berada di area netral.

“Meskipun demikian, terlihat pola bearish piercing candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support,” ungkap Nafan dalam riset harian.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.430,67 hingga 6.416,59. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.472,12 hingga 6.499,50.

Meskipun demikian, terlihat pola bearish piercing candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support

Sementara itu, sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

ADRO: Pergerakan harga saham telah menguji garis EMA 60 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. Accumulative Buy pada level 1.330–1.350, dengan target harga secara bertahap di level 1.370, 1.415, 1.515 dan 1615. Support: 1.315.

BBRI: Pola tweezer top candlestick pattern sudah terbentuk mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. Partial Sell pada area level 4.050-4.080, dengan target harga secara bertahap di level 4.040 dan 4.000. Resistance: 4.100.

GMFI: Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat polabullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area level 250–258, dengan target harga secara bertahap di level 262, 296, 330 dan 364. Support: 244.

ISAT: Saat ini bahwa pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area level 2.500–2.600, dengan target harga secara bertahap di level 2.740 dan 3.820. Support: 2.440.

LPPF: Pergerakan harga bertahan di area garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area level 3.760–3.920, dengan target harga secara bertahap di level 4.090 dan 4.150. Support: 3.760 & 3.700.

PPRO: Saat ini pergerakan harga telah berhasil menguji garis EMA 120 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. Akumulasi Beli pada area level 147 – 150, dengan target harga secara bertahap secara bertahap di level 155, 160, 172 dan 184. Support: 145 & 141. (ME)

Ahmad
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *