Bareskrim Polri Segel Pabrik Minuman Kemasan

Bareskrim Polri Segel Pabrik Minuman Kemasan

DIduga tak memiliki izin, perusahaan air kemasan di Purwakarta ini disegel oleh Bareskrim Mabes Polri.

Perusahaan Air Kemasan di Purwakarta Tak Miliki Izin Operasi

Konten.co.id (Purwakarta) – Bareskrim Polri menyegel PT Pemuda Pembela Bangsa yang berlokasi di Kampung Nengeng, Desa Neglasari, Kecamatan Darangdan Kabupaten Purwakarta, Kamis (7/3/2019).

Perusahaan yang bergerak di bidang produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) tersebut diduga tak berizin dan mengambil airnya dari area yang masuk daftar zona kritis.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Sekretaris Desa Neglasari, Kecamatan Darangdan, Pupung Saepuloh menjelaskan mengenai keberadaan perusahaan tersebut.

Dia mengatakan, PT Pemuda Pembela Bangsa beroperasi sekitar 2010, kemudian berubah nama menjadi menjadi PT Vivari Jaya Abadi pada 2013. Atas perubahan nama tersebut tidak ada laporan ke pihak desa.

“Saya tahu berubah nama dari manager perusahaan tersebut yang bernama Edi,” kata Pupung, saat ditemui di lokasi, Jumat (8/3/2019).

Menurutnya, selama ini tidak ada permasalahan yang signifikan dengan warga sekitar. Hanya saja ia mengakui dulu memang sempat ada masalah karena sumber air di depan pabrik ditutup.

“Tapi pihak perusahaan membangun MCK yang tak jauh dari pabrik. MCK itu hingga saat ini dimanfaatkan warga untuk sebagai sumber air dan keperluan lain setiap harinya,” ujarnya.

Pupung tidak mengetahui secara rinci soal pihak perusahaan mengambil airnya dari zona kritis sebelum dikemas. Ada pun yang dia ketahuinya, keberadaan perusahaan tersebut sangat membantu warga sekitar.

“Kalau menyerap lapangan kerja tidak juga, karena kebanyakan petugasnya orang ahli,” kata dia.

Sementara itu, Pemkab Purwakarta melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) meninjau lokasi perusahaan tersebut. Awak media pun mencoba mengkonfirmasi soal izin PT Pemuda Pembela Bangsa.

“Kami ke sini untuk meninjau lokasi dan menggali informasi soal izin ke pihak desa,” ujar Kepala Bidang Pengendalian DPMPTSP Kabupaten Purwakarta Heri Lukman.

Ia menjelaskan, pada 2010 lalu, PT Pemuda Pembela Bangsa memang mengajukan perizinan usaha bergerak di bidang usaha air minum dalam kemasan.

Setelah dilakukan penyegelan oleh Bareskim Polri, sambungnya, ternyata pihak perusahaan memanfaatkan airnya itu untuk pengobatan atau terapi. Hal itu, menurutnya tentu proses perizinannya berbeda, baik dari pemerintah kabupaten mau pun provinsi.

“Perusahaan PT Pemuda Pembela Bangsa sudah ada izinnya, tapi kalau untuk PT Vivari Jaya Abadi belum tahu karena harus melihat data terlebih dahulu,” tukasnya. (AI)

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan