Awas Bahaya Glaukoma, Bikin Mata Jadi Buta

Awas Bahaya Glaukoma, Bikin Mata Jadi Buta

Jangan anggap remeh jika penglihatan sudah mulai pudar. Segera periksakan ke dokter mata untuk deteksi dini penyebabnya.

Pandangan Buram Bisa Terkena Penyakit Glaukoma

Konten.co.id – Kurang terlihatnya benda yang jauh dan dekat adalah ciri-ciri terjadinya gangguan penglihatan. Kalau cuma mata minus atau plus bisa dibantu dengan kacamata, tapi kalau sudah terkena glaukoma taruhannya mata bisa buta.

Glaukoma adalah salah satu kondisi kerusakan saraf mata yang disertai dengan berkurangnya lapangan pandang. Hal ini terkait dengan beberapa faktor yang salah satunya akibat tekanan bola mata yang tinggi.

Tekanan bola mata yang normal adalah sekitar 10 hingga 21 mmHg, jika tekanan bola matanya melebihi batas berisiko terkena glaukoma yang bisa mengakibatkan kebutaan permanen.

Biasanya penderita glaukoma akan mengalami berbagai gejala antara lain sakit kepala yang mencengkram, pandangan samar hingga menyempit dan tidak dapat melihat sama sekali.

”Tekanan yang tinggi ini dapat merusak serabut saraf retina atau jaringan saraf yang melapisi bagian belakang mata dan saraf optik yang menghubungkan mata ke otak juga. Hingga kini, belum jelas kenapa produksi cairan mata bisa berlebihan atau kenapa saluran pembuangannya bisa tersumbat,” ujar dr dr Michael Indra Lesmana Sp. M dokter spesialis mata RS Awal Bros Jakarta dalam rilisnya, Kamis (14/3/2019).

Biasanya penderita glaukoma akan mengalami berbagai gejala antara lain sakit kepala yang mencengkram, pandangan samar hingga menyempit dan tidak dapat melihat sama sekali.

Kebutaan yang timbul dari glaukoma adalah kebutaan yang progresif, dimana akan terjadi perlahan- lahan. Biasanya dari penglihatan yang sebelah kanan atau kiri hingga sampai kearah tengah.

Ada beberapa faktor yang memicu glaukoma yaitu peradangan dan infeksi parah pada mata, penyakit yang mendasari seperti diabetes serta efek samping dari penggunaan obat-obatan steroid.

Bahkan glaukoma juga bisa terjadi karena faktor genetik dan dapat menyerang semua usia. “Kebanyakan yang gejalanya beru terasa di usia 30 tahun keatas. Karena di usia tersebut, sel- sel yang sudah rusak tidak akan bisa teregenerasi lagi,” terang Artha.

Dikatakan pria yang akrab disapa Michael ini, ada dua jenis Glaukoma yaitu glaukoma sudut terbuka dan sudut tertutup. Glaukoma sudut terbuka adalah jenis glaukoma yang paling umum.

Jenis ini juga disebut sebagai glaukoma kronis karena muncul dan berkembang secara perlahan-lahan.

Glaukoma sudut tertutup jauh lebih jarang terjadi dan dikenal sebagai glaukoma akut dapat menyebabkan kebutaan permanen dengan cepat.

Glaukoma harus didiagnosis dan diobati sedini mungkin. Kerusakan mata yang ditimbulkan oleh glaukoma tidak dapat diobati hingga sepenuhnya sembuh.

Namun tujuan pengobatan tersebut untuk mengurangi tekanan intraokular pada mata dan mencegah meluasnya kerusakan pada mata. Glaukoma bisa ditangani dengan obat tetes mata, obat-obatan yang diminum, pengobatan laser, atau prosedur operasi.

“Selain itu menjaga kesehatan mata dengan makanan yang mengandung vitamin A juga sangat diperlukan,” tukasnya. (AI)

Ahmad
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *