Andi Arief Serang Karni Ilyas, Tuding Jadi Algojo

Andi Arief Serang Karni Ilyas, Tuding Jadi Algojo

Andi Arief menuduh Karni Ilyas dan TV One menjadi algojo dalam kasus yang menjerat dirinya. Ia pun meminta agar Bang Karni dan TV One meminta maaf.

Karni Ilyas Sebut Tak Tahu Soal Penangkapan Andi

Konten.co.id – Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief menyerang Pimred TV One, Karni Ilyas di twitter. Andi menuduh Karni Ilyas menjadi salah satu aktor yang menghabisi dirinya terkait dugaan kasus narkoba yang sempat ramai menimpa dirinya

“Ketimbang bang @karniilyas menghabisi saya secara kejam melalui foto2 yg saya tidak bisa klarifikasi, lebih baik angkat isu Shambar. Persoalan bang Karni menghabisi saya lewat tayangan foto, pada waktunya saya akan melakukan perhitungan,” cuit Andi di akunnya @AndiArief__.

“Saya tahu bang @karniilyas salah satu yang terlibat menghabisi saya dengan mengutus reporter TV One ke bareskrim dir 4 senin pk10.00 WiB untuk kemudian menyebarka sesuka hati foto-foto yang benar2 menyudutkan saya. Saya bukan tersangka bang Karni. Anda wartawan senior tapi abai”.

Total sampai pukul 20.40 WIB, Minggu (10/3/2019), Andi Arief sudah membuat 11 cuitan.

Semua cuitannya itu ditujukan untuk presenter Indonesia Lawyer Club (ILC), Karni Ilyas dan TV One.

Apalagi ILC pada Selasa (5/3/2019) khusus membahas penangkapan Andi Arief. Tema ILC yaitu ‘Andi Arief terjerat narkoba: pukulan bagi kubu 02?’.

Dalam acara tersebut, Wasekjen Partai Demokrat, Rachland Nashidik mempertanyakan sumber foto yang didapat TV One.

Foto yang beredar memang menunjukkan Andi Arief berada di sebuah sel. Namun Andi tak terima dan menuding jika TV One dan Karni Ilyas abai.

Dalam cuitannya, Andi menuding jika Karni Ilyas menjadi salah satu aktor yang ingin menumbangkannya. Ia pun menyebut dirinya sebagai terperiksa dalam kasus narkoba beberapa waktu lalu. Bukan sebagai tersangka.

“Saya tahu bang @karniilyas salah satu yang terlibat menghabisi saya dengan mengutus reporter TV One ke bareskrim dir 4 senin pk10.00 WiB untuk kemudian menyebarka sesuka hati foto-foto yang benar2 menyudutkan saya. Saya bukan tersangka bang Karni. Anda wartawan senior tapi abai”.

“Saya berharap bang @karniilyas dan TV one yang sudah menjadi algojo dalam menghabisi saya meminta maaf, sekali lagi saya hanya terperiksa seperti yang dikemukakan ka bareskrim,” tulis Andi.

Karni Ilyas bahkan menanggapi langsung cuitan Andi Arief. Menurut Karni Ilyas, dirinya tak pernah memerintah reportenya meliput penangkapan anggota BPN Prabowo-Sandiaga itu.

“Maaf Andi Arief, Anda keliru, di TV One bukan saya yg menggerakan reporter, tapi kordinator peliputan. Di atas korlip ada manager dan general manejer baru wapemred.Perisitiwa yg menimpa Anda saya baru tahu Senin sekitar pkl 14.00.Sebab Senin itu saya tidur subuh dan bangun siang,” cuit @karniilyas.

Namun nampaknya Andi Arief tak menerima jawaban dari Karni Ilyas. Ia bahkan mengirim sebuah gambar yang berisi tangkapan layar tentang Undang-undang Pers.

“Kecermatan dan sumber dimuat di sini, sekali lagi saya tidak menggurui bang @karniilyas dan pers Indonesia”. (FW)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *