Alami Batuk, Kenali Jenisnya Sebelum Konsumsi Obat

Alami Batuk, Kenali Jenisnya Sebelum Konsumsi Obat

Ketika alami batuk, konsumsi obat jadi pilihannya. Namun harus mengetahui batuk kering atau berdahak sebelum menentukan meminum obat.

Jangan Asal Pilih Obat Batuk

Konten.co.id – Batuk kadang disepelekan karena dianggap penyakit ringan. Beli obat ke warung jadi pilihan untuk mengobati batuk.

Padahal ada jenis-jenis obat untuk mengobati batuk. Untuk menentukan pilihan, harus mengenal jenis batuk yang diderita.

Setiap obat batuk dirancang untuk mengobati jenis batuk yang berbeda. Ada batuk kering dan batuk berdahak.

Kandungan bahan aktif dari setiap jenis obat batuk pun berbeda.

Obat batuk ekspektoran

Obat batuk ini berfungsi untuk meringankan batuk berdahak. Cara kerjanya dengan mengencerkan lendir.

Obat batuk ini mengandung bahan aktif, yaitu guaifenesin. Guaifenesin diduga dapat meningkatkan jumlah air dalam pengeluaran lendir, sehingga dahak lebih encer dan lebih mudah dikeluarkan.

Ekspektoran memiliki efek samping umum, seperti mual dan muntah. Sebelum menggunakan ekspektoran, sebaiknya baca petunjuk pemakaian terlebih dahulu.

Obat batuk mukolitik

Mukolitik juga obat batuk untuk meringankan batuk berdahak. Namun, mempunyai cara kerja yang berbeda dengan ekspektoran.

Obat batuk mukolitik bekerja dengan cara mengubah sifat fisik dan kimia dari dahak, sehingga dahak lebih encer.

Kandungan bahan aktif dari mukolitik biasanya bromhexine dan asetilsistein. Jangan dipakai untuk mengobati batuk kering.

Obat batuk supresan atau antitusif

Obat batuk jenis ini berfungsi untuk meringankan batuk kering. Supresan bekerja dengan cara menekan refleks batuk, sehingga frekuensi batuk berkurang.

Supresan mengandung bahan aktif, yang paling umum adalah dekstrometorfan (DM).

Obat batuk kombinasi

Obat batuk kombinasi bisa dipakai saat tidak hanya menderita batuk, tetapi juga pilek atau demam.

Obat batuk kombinasi biasanya mengandung lebih dari satu bahan aktif sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengobati batuk, pilek, hidung tersumbat, dan lainnya.

Biasanya obat batuk kombinasi mencampur ekspektoran dan supresan dengan antihistamin, dekongestan, dan pereda nyeri.

Antihistamin berfungsi untuk meredakan gatal di tenggorokan dan juga memiliki efek penenang. Sedangkan, dekongestan mampu meringankan hidung tersumbat.

Jika mengalami batuk kering, sebaiknya tidak mengambil obat kombinasi ekspektoran dan dekongestan. Obat ini diperuntukkan untuk meringankan batuk berdahak.

Obat batuk topikal

Obat ini tak perlu diminum. Cukup dioleskan ke tubuh atau dihirup. Biasanya digunakan untuk meringankan batuk dan hidung tersumbat.

Kandungan obat ini biasanya adalah minyak kayu putih, champor, dan menthol yang memberikan efek hangat untuk menekan batuk. Obat batuk ini biasanya berbentuk balsem atau vaporizer. (FW)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *