10 Menit Berolahraga, Panjangkan Umur Seseorang

10 Menit Berolahraga, Panjangkan Umur Seseorang

Hasil penelitian menyebut olahraga sedang selama 10 menit bisa menyehatkan tubuh dan memperpanjang usia.

Olahraga Seminggu 10 menit, Tambah Harapan Hidup

Konten.co.id – Hanya dengan berolahraga 10 menit dalam satu minggu akan memanjangkan umur Anda, menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine.

Beberapa studi baru-baru ini telah mengungkapkan bahwa olahraga ringan yang dilakukan dengan waktu yang singkat dapat berdampak baik bagi kesehatan. Pernyataan berolahraga selama 10 menit mungkin akan menambah umur Anda adalah hal paling baru.

Hal ini juga agak kontroversial dengan pedoman akivitas fisik federal yang merekomendasikan untuk melakukan setidaknya 75 menit latihan aerobik berat atau 150 menit latihan aerobik sedang setiap minggunya.

Seorang profesor dan ahli epidemiologi di Sekolah Kesehatan Masyarakat Universitas Shandong China, Bo Xi, menulis dalam email bahwa setiap dosis aktivitas fisik akan bermanfaat bagi kesehatan manusia.

Penelitian ini berdasarkan data dari lebih 88.000 orang dewas AS yang berpartisipasi dalam survei wawancara kesehatan nasional antara tahun 1997 dan 2008. Semua peserta yang berusia 40 hingga 85 tahun dan tidak memiliki penyakit kronis ketika mengikuti survei. Mereka juga memberikan informasi demografis dan kesehatan dan dilacak oleh para peneliti selama sekitar sembilan tahun.

Data penelitian mencatat bahwa orang-orang yang memiliki waktu 10-59 menit untuk berolahrga sedang setiap minggunya memiliki risiko kematian dini 18% persen lebih rendah daripada orang-orang yang kurang beraktivitas fisik.

Dilansir dari Time, mereka memiliki risiko lebih rendah 12%  meninggal akibat kardiovaskular dan 14% risiko lebih rendah meninggal akibat kanker.

Sedangkan orang yang mempunyai 60-149 menit untuk berolahraga ringan per minggunya memiliki risiko kematian dini 22% lebih rendah daripada orang yang tidak berolahraga. 155-299 menit yang digunakan untuk berolahraga dapat mengurangi risiko 31% dan untuk 300-449 menit beraktivitas fisik ringan per minggunya dapat memiliki risiko kematian 33% lebih rendah selama penelitian.

Bertentangan dengan data di atas, para peneliti menemukan bahwa tampaknya tidak ada batasan untuk berolahraga. Bahkan sekelompok orang yang melakukan 10 kali lebih lama dari jumlah yang ditetapkan yaitu lebih dari tiga jam sehari memiliki risiko kematian 46% lebih rendah.

Namun, penelitian observasi seperti ini tidak dapat membuktikan sebab dan akibatnya, mereka hanya dapat menemukan polanya. Para peneliti juga tidak dapat menyesuaikan faktor gaya hidup tertentu yang memengaruhi risiko kematian.

Terlepas dari keterbatasan hasil penelitian ini, para peneliti dapat membuktikan bahwa sekecil atau sesingkat apapun aktivitas fisik yang dilakukan akan berdampak bagi kesehatan dan dapat mengurangi risiko kematian dini. (RM)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *