Trump Tak Minta Denuklirisasi Korut Terburu-buru

Trump Tak Minta Denuklirisasi Korut Terburu-buru

Trump dan Kim kembali melakukan pertemuan yang kedua kalinya di Vietnam. Keduanya membahas soal penghentian senjata nuklir Korut.

Bertemu di Hanoi, Trump dan Kim Terlibat Pertemuan Khusus

Konten.co.id – Presiden Donald Trump dan pemimpin Korea Utara mengadakan pertemuan keduanya pada 27-28 Februari 2019 dalam kurun waktu kurang dari satu tahun ini. Amerika Serikat berharap dapat membuat progres terhadap Pyongyang untuk menghentikan senjata nuklirnya.

Pertemuan ini digelar di Hanoi setelah Trump mengumumkannya pada tanggal 8 Februari 2019. Ada beberapa hal yang diperkirakan, termasuk mendeklarasikan perdamaian Amerika Serikat dan Korea Utara.

Sebuah perjanjian yang tidak mengikat yang secara tidak resmi menggantikan gencatan senjata 1953 yang mengakhiri perang Korea.

Melansir Bloomberg, keduanya diperkirakan akan menandatangani perjanjian sekitar  pukul 14.00 waktu Hanoi dan Trump berencana untuk mengadakan konferensi pers pada pukul 16.00 sebelum pergi ke Washington.

Kim menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan wartawan Amerika sebelum ia dan Trump melanjutkan pertemuannya.

Kim mengatakan melalui penerjemahnya bahwa ia tidak akan menghadiri KTT jika ia tidak bersedia untuk denuklirisasi.

Setelah menjawab beberapa pertanyaan Kim meminta wartawan untuk meninggalkan ruangan melalui Trump. “Bahkan semenit sangat berharga bagi kami,” ucap Kim dalam bahasa Korea.

Staf Gedung Putih mengatakan bahwa seri pertama pertemuan pemimpin Korea Utara dan Presiden berakhir pada pukul 10.45 dan beristirahat sejenak sebelum melanjutkan pertemuan kedua belah pihak.

Trump mengatakan bahwa ia tidak memburu-buru Korea Utara untuk denuklirisasi dan merusak harapannya dalam KTT kedua ini bersama Kim Jong Un. Ia mengatakan bahwa setelah pembicaraan yang panjang kesepakatan akan sukses.

“Saya tidak dapat berbicara sampai hari ini,” ucap Trump pada saat KTT dimulai. Dalam jangka panjang pihaknya akan membuat keputusan yang bagus.

“Kecepatan bukanlah hal yang penting untuk saya. Tidak usah terburu-buru. Kami hanya ingin kesepakatan yang tepat,” kata Trump.

Untuk pertama kalinya, Kim menjawab pertanyaan dari seorang wartawan Amerika di antara  para jurnalis yang berkumpul untuk menyaksikan pembukaan KTT.

Ia ditanya apakah ia percaya diri, dan Kim menjawab dalam bahasa Korea “firasat saya mengatakan hasil baik akan keluar”.

“Ada orang yang memandang skeptis tentang pertemuan ini. Mereka semua  akan menonton momen ini seakan-akan mereka menonton film fantasi,” ujar Kim.

“Biarkan saya meyakinkan Anda bahwa saya akan melakukan yang terbaik untuk membawa hasil yang baik,” tambahnya.

Trump dan Kim sedang melakukan pembicaraannya di hotel Sofitel Legend Metropole Hanoi. Setelah pertemuan khususnya, mereka diharapkan untuk bergabung bersama beberapa rekan termasuk sekretaris Amerika Serikat, Mike Pompeo. (RA)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *