Tertarik Pindah ke Mars, Siapkan Dana Rp 7 Miliar

Tertarik Pindah ke Mars, Siapkan Dana Rp 7 Miliar

CEO SpaceX, Elon Musk masih optimis dengan obsesinya untuk menempati Planer Mars. Musk juga telah mengumumkan estimasi biaya pindah ke Mars.

SpaceX Akan Memulai Perjalanan ke Mars Pada 2020

Konten.co.id – CEO SpaceX, Elon Musk optimis perpindahan manusia ke Mars akan terlaksana. Biaya yang dibutuhkan untuk pindah pun kurang dari USD 500 ribu atau Rp 7 miliar.

Bahkan ia yakin biayanya bisa ditekan hingga USD 100 ribu atau Rp 1,4 miliar. Musk mengatakan biaya pindah ke Mars akan cukup rendah. Orang di negara maju yang ingin pindah bisa menjual rumah mereka di Bumi.

Harga rumah rata-rata di Amerika Serikat saja mencapai USD 239 ribu atau Rp 3,3 miliar.

Biaya tersebut dilontarkan Musk dalam komentar twitter yang diajukan akun @SPEXcast.

Musk juga mengumumkan di akun twitternya kesiapan mesin Raptor (mesin yang akan menggerakkan perjalanan roket ke Mars) telah mencapai tingkat kekuatan yang diperlukan untuk Starship dan Super Heavy.

Starship adalah roket (sebelumnya disebut roket BFR) yang dibangun SpaceX untuk menuju Mars. Raptor adalah mesin roket yang dibuat SpaceX untuk menggerakkan Starship.

Starship akan memiliki tujuh mesin Raptor dan pendorong yang meluncurkan roket, yang disebut Super Heavy, akan memiliki 31 mesin Raptor, kata juru bicara SpaceX seperti dikutip dari CNBC.

SpaceX akan memulai mengirim roket pertama ke Mars (hanya dengan kargo) pada tahun 2022, menurut situs SpaceX. Misi kedua, yang akan mengambil lebih banyak kargo dan kru, bertujuan untuk pergi pada tahun 2024.

“Tujuan dari misi pertama adalah untuk mengkonfirmasi sumber daya air, mengidentifikasi bahaya, dan menempatkan kekuatan awal, pertambangan, dan infrastruktur pendukung kehidupan,” kata situs SpaceX.

Misi kedua memiliki tujuan utama membangun depot propelan dan mempersiapkan penerbangan kru di masa depan. Pesawat dari misi awal ini juga akan berfungsi sebagai pangkalan Mars pertama. Dari pangkalan itu akan mulai dibangun kota yang berkembang dan akhirnya mandiri.

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan dalam jurnal akademik New Space pada 2017, Musk juga membandingkan harga perjalanan ke Mars dengan membeli rumah di Bumi.

Pada saat itu, ia memperkirakan perjalanan ke Mars akan menelan biaya sekitar USD 140.000 per ton (dengan mempertimbangkan mengangkut barang-barang seperti barang bawaan, makanan, dan bantuan kehidupan). Tetapi dia mengatakan pada saat itu dia percaya biaya berpotensi turun menjadi di bawah USD 100.000 per ton.

“Itu mencapai titik di mana hampir semua orang, jika mereka menabung dan ini adalah tujuan mereka, dapat membeli tiket dan pindah ke Mars. Mengingat bahwa Mars akan memiliki kekurangan tenaga kerja untuk waktu yang lama, pekerjaan tidak akan kekurangan pasokan,” ujar Musk.

Musk mengatakan ada kemungkinan 70 persen dirinya akan pergi ke Mars. Menjadi perintis di planet merah tidak akan menjadi petualangan bagi orang yang lemah hati.

“Ini akan sulit, ada kesempatan baik untuk mati, pergi dalam kaleng kecil melalui ruang yang dalam, Anda mungkin mendarat dengan sukses, setelah Anda mendarat dengan sukses Anda akan bekerja tanpa henti untuk membangun pangkalan.”

“Jadi tidak banyak waktu untuk bersantai dan begitu Anda sampai di sana, bahkan setelah semua ini, ada lingkungan yang sangat keras, jadi ada peluang bagus Anda akan mati di sana. Kami pikir Anda bisa kembali tetapi kami tidak yakin, “kata Musk kepada Axios. (FW)

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Video

Berita pilihan