Tak Punya Jembatan, Warga Tiga Desa di Subang Andalkan Rakit

Tak Punya Jembatan, Warga Tiga Desa di Subang Andalkan Rakit

Infrastruktur jembatan masih jadi persoalan di negeri ini. Seperti tak tersedianya jembatan penyebrangan di Kabupaten Subang.

Puluhan Tahun Warga Subang Sebrangi Sungai Pakai Rakit

Konten.co.id (Subang) – Puluhan tahun warga di Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang, Jawa Barat menyebrang Sungai Bojongasem menggunakan rakit. Meski sudah terbiasa menyebrangi sungai dengan rakit, warga mengaku masih merasa khawatir.

Umimi, salah seorang warga menyebut jalur yang melintasi sungai itu menghubungkan wilayah Bojongasem, Sukasenang, dan Compreng. Tak ada jembatan yang tersedia.

Bukan hanya manusia yang menggunakan rakit untuk menyebrang. Kendaraan roda dua pun memakai fasilitas tersebut.

“Sejak saya sekolah sampai sekarang kerja, belum pernah dengar mau dibangun jembatan. Rakit ini jadi satu-satunya akses yang menghubungkan tiga desa,” ucap Umimi seperti dilansir dari Pasundanexpres.co, Jumat (1/2/2019).

Debit air Sungai Bojongasem cukup tinggi. Ditambah tali tambang yang digunakan untuk menarik rakit sering putus.

Menurutnya, ada jalan lain yang bisa digunakan warga tanpa harus menyebrang dengan rakit. Namun jarak tempuhnya bisa sampai tiga kali lipat.

“Jalannya muter, jadi terpaksa lewat sini (sebrang rakit),” katanya.

Debit air Sungai Bojongasem cukup tinggi. Ditambah tali tambang yang digunakan untuk menarik rakit sering putus.

“Dulu waktu sekolah saya pernah jatuh dari rakit. Semua baju, tas basah. Terpaksa ke sekolah dengan seragam basah,” ucapnya.

Liza Alidi, warga lain menyebut lebih memilih memutar jalan ketimbang harus menyebrang sungai dengan rakit. Ia menyebut kontruksi jembatan beton sebenarnya sudah ada, namun terbengkalai.

“Enggak diterusin pembangunannya. Didiamkan saja padahal sudaj ada kontruksinya,” kata Liza.

Liza bahkan telah mengadukan tak adanya jembatan ke Wakil Bupati Subang, Agus Maskur melalui akun instagram. Wakil Bupati pun menyebut akan secepatnya melakukan peninjauan. (FW)

Ahmad
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *