Tak Ada Jembatan, Keranda Mayat Dihanyutkan di Sungai Lamong

Tak Ada Jembatan, Keranda Mayat Dihanyutkan di Sungai Lamong

Miris melihat warga harus menyeberang sungai dengan menggotong keranda mayat untuk memakamkan jenazah karena tak adanya jembatan di desa ini.

Bertahun-tahun Warga di Gresik Seberangi Sungai

Konten.co.id (Gresik) – Keranda mayat di Dusun Gorekan Lor, Desa Cermenlerek, Kecamatan Kedamean, Gresik, Jawa Timur ramai diperbincangkan di media sosial. Pasalnya keranda tersebut diseberangkan oleh warga ke Sungai Lamong.

Warga menghanyutkan keranda tersebut agar bisa mencapai tempat pemakaman umum di desa setempat. Hal itu dilakukan karena tidak ada jembatan di desa tersebut.

Arus yang deras membuat penyeberangan di sungai itu sulit dilakukan. Beberapa kali warga yang menyeberangkan keranda sempat terbawa arus sungai.

“Saat hujan harus melewati sungai yang arusnya deras. Tapi kalau kemarau kering sungainya,” ujar Doni, perekam video dilansir dari keepo.me.

Warga harus menyiapkan ban mobil sebanyak tiga buah agar keranda yang berisi jenazah Sayu (80), bisa mengapung di sungai.

Sebenarnya di kampung tersebut, ada tempat pemakaman umum. Namun lokasi pemakaman terendam banjir.

Wakapolsek Kedamean, Ipda Anas Tohari, membenarkan video keranda yang menyeberangi sungai berada di wilayahnya. Menurut Anas, warga berusaha menyeberangkan jenazah melewati Kali Lamong.

Dulu di kawasan Sungai Lamong terdapat jembatan. Namun sudah rusak karena tergerus air sungai.

“Warga sudah mengajukan pembangunan jembatan. Tapi belum terealisasi. Motif perekaman ini biar pemerintah tahu dan mau membangun jembatan,” ucap Anas.

Menyeberangkan jenazah melalui sungai di desa tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun. Ia berharap, jembatan bisa segera dibangun untuk memudahkan akses transportasi warga. (FW)

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Video

Berita pilihan