Pecundangi Jepang, Qatar Boyong Piala Asia 2019

Pecundangi Jepang, Qatar Boyong Piala Asia 2019

Banyak peluang Jepang yang gagal dijadikan gol.

Jepang Kalah 1 – 3 Dari Qatar di Final Piala Asia 2019 

Konten.co.id,- (Asia) Babak Final Piala Asia 2019 atau AFC Asian Cup 2019 yang mempertemukan Jepang Vs Qatar di Stadion Zayed Sport City, berakhir dengan skor 1-3. Hasil tersebut, menobatkan Qatar sebagai peraih Juara Piala Asia 2019.

Dilansir bbc.com, Penyerang Almoez Ali menjadi top skor di Piala Asia, raihan tersebut ketika ia berhasil mencetak angka kesembilan dengan tendangan overhead yang brilian pada menit ke-12, skor 1 – 0 untuk Qatar.

Abdulaziz Hatem membuat kedudukan menjadi 2-0 dengan tendangan melengkung sejauh 20 yard sebelum pemain Jepang Takumi Minamino melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, skor 2 – 1.

Banyak peluang yang diciptakan pemain Jepang, namun semuanya tidak berhasil dikonversi menjadi gol.

Qatar kembali memperlebar jarak keunggulan 3-1 ketika Akram Afif pada menit ke –  83, melakukan konversi dari titik penalti setelah pemain Southampton Yoshida melanggar di dalam kotak penalti. VAR membenarkan bahwa bek Saints telah sengaja melakukan pelanggaran.

Skor 3 – 1 berakhir hingga pluit babak kedua dibunyikan. Dengan raihan itu, Qatar menjadi tim yang belum terkalahkan sejak babak penyisihan grup hingga Final Piala Asia 2019.

Raihan ini merupakan gelar juara pertama bagi Qatar sejak Piala Asia digelar pada 1956 lalu.

Hasil ini agak diluar prediksi banyak pihak, pasalnya, Jepang merupakan tim tersukses di turnamen ini. Kekalahan Jepang merupakan kali pertamanya selama bertanding di laga final. Jepang selalu juara pada empat kesempatan final sebelumnya, yakni pada tahun 1992, 2000, 2004 dan 2011. (ME)

Sebelum laga ini, Qatar sempat dikabarkan akan didiskualifikasi akibat protes dari tuan rumah Uni Emirat Arab.

UEA melaporkan Qatar ket Federasi Sepak Bola Asia, AFC, dengan tuduhan memainkan dua pemain ilegal. Dua pemain yang dituduh itu adalah Bassam Al-Rawi dan Almoez Ali.

Keduanya dianggap UEA tidak memenuhi syarat kewarganegaraan untuk membela Qatar. Namun, Komite Etik AFC menolak protes UEA dan menghentikan investigasi. Qatar pun diperbolehkan bermain di laga final. (ME)

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Video

Berita pilihan