Lahir Pada 1908, Emak Itih Sudah Berusia 110 tahun

Lahir Pada 1908, Emak Itih Sudah Berusia 110 tahun

Berumur panjang selalu jadi harapan setiap manusia. Tapi apa penyebab orang bisa berumur hingga satu abad lebih.

Warga Satu Kampung di Bogor Berumur Panjang

Konten.co.id (Bogor) – Seribu lebih warga di Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat berusia di atas 75 tahun. Bahkan ada salah satu warganya yang mengaku berusia 110 tahun.

Emak Itih namanya. Ia mengaku lahir tahun 1908. Namun umurnya itu masih belum bisa dipastikan. Semuanya hanya berasal dari pengakuan dirinya.

Warga Kampung Jaura, Desa Paburan itu dikaruniai tiga orang anak. Ia masih fasih menceritakan era penjajahan Belanda.

“Dulu pakaian emak dari karung goni. Mau makan susah, diambilin sama Nippon (Jepang),” ucap Emak Itih dilansir dari Radar Bogor.

Nippon memang identik disebutkan orang tua zaman dulu untuk menyebut Jepang. Dari Badan Pusat Statistik menyebut jika ada 1.034 warga Sukamakmur yang berusia 75 sampai 100 tahun.

“Anak emak sudah ada yang meninggal,” katanya sembari menyebut anak pertamanya bernama Masitoh meninggal di usia 90 tahun.

Selama hidupnya, ia sempat mengalami beberapa zaman dengan tiga mata uang berbeda. Yakni Benggol Golden Belanda, Jepang, dan rupiah.

Bukan hanya Emak Itih yang mengaku berusia lebih dari 100 tahun. Pada 2016, warga Klaten, Jawa Tengah sempat membuah heboh karena mengaku berusia 146 tahun.

Sodimedjo alias Mbah Gotho lahir pada 1870. Namun tahun kelahirannya itu masih sebuah klaim. Zaman dulu belum ada akta kelahiran yang bisa menjadi bukti.

Ia menyebut dirinya lahir pada 31 Desember. Jika benar, Mbah Gotho melampaui rekor manusia tertua di dunia dari Jepang yang berumur 112 tahun.

Kini Mbah Gotho sudah wafat. Tak ada lagi yang bisa menjelaskan kenapa ia bisa berusia hingga ratusan tahun. Bahkan Mbah Gotho sudah menyiapkan kematiannya sejak 1993.

Mbah Gotho menyebut tak terlalu enak hidup hingga ratusan tahun.

“Kematian itu hal yang saya inginkan,” katanya dikutip dari BBC pada 3 September 2016.

Faktor Penyebab Orang Berumur Panjang

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di International Psychogeriatrics, menganalisis kesehatan mental dan fisik dari 29 penduduk desa tua, berusia 90 sampai 101 tahun, dari wilayah Cilento di Italia.

Desa itu dikenal dengan prevalensi orang-orang yang berusia lebih dari 90 tahun. Mereka cenderung memiliki ciri-ciri psikologis tertentu yang serupa, termasuk keras kepala dan ketahanan.

Dilansir dari doktersehat.com, para peserta mengisi kuesioner standar dan juga berpartisipasi dalam wawancara mengenai topik seperti migrasi, kejadian traumatis dan kepercayaan. Anggota keluarga yang lebih muda juga menanyakan kesan mereka akan kepribadian mereka yang lebih tua.

Orang dewasa muda cenderung menggambarkan keluarga tua mereka sebagai pengendali, dominan dan keras kepala. Tapi usia kurang dari 90 dan 100 tahun, beberapa hal juga menunjukkan kualitas ketahanan dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

“Penelitian tersebut menunjukkan bagaimana orang dewasa yang hidup sampai 90 atau 100 tahun telah belajar menyeimbangkan sifat-sifat yang agak kontradiktif ini,” kata Dr. Dilip Jeste, dekan senior untuk Pusat Penuaan Sehat di UC San Diego School of Medicine dan penulis senior dalam penelitian ini.

Orang dewasa tertua memiliki kualitas lain yang sama, termasuk positif, etos kerja yang kuat dan ikatan yang erat dengan keluarga, agama dan pedesaan. Sebagian besar orang dewasa yang lebih tua dalam penelitian ini masih aktif, bekerja secara teratur di rumah mereka dan di tanah mereka.

Hal itu memberi mereka tujuan hidup, menulis penulis penelitian, bahkan setelah mereka mencapai usia tua. Para periset juga membandingkan kesehatan penduduk tua ini dengan 59 anggota keluarga mereka yang lebih muda, berusia 51 sampai 75 tahun.

Tidak mengherankan, orang dewasa tertua memiliki kesehatan fisik lebih buruk daripada rekan mereka yang lebih muda. Tapi mereka memiliki kesejahteraan mental yang lebih baik, dan mencetak lebih tinggi pada ukuran rasa percaya diri dan keterampilan membuat keputusan.

Jeste menyebut ini paradoks penuaan. Bahkan saat kesehatan fisik memburuk, kualitas kesehatan mental, setidaknya bagi orang-orang dalam penelitian ini, tetap tinggi.

Kuncinya hidup bahagia menjadi salah satu cara untuk bisa berumur panjang. Namun apakah umur panjang akan menjamin kebahagian hidup di dunia? (FW)

Rekor orang tertua yang masih ada di dunia.

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Video

Berita pilihan