Ketum PA 212 Diperiksa Polisi

Ketum PA 212 Diperiksa Polisi

Ketua Umum Persatuan Alumni 212, Slamet Maarif memenuhi panggilan Polres Surakarta terkait dugaan tindak pindana kampanye di luar jadwal.

Ketum PA 212 Diperiksa Polisi Terkait Tindak Pidana Kampanye

Konten.co.id (Solo) – Setelah memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solo, kini Ketua Umum (Ketum) Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma’arif, harus berurusan dengan polisi. Slamet diperiksa sebagai saksi atas dugaan pelanggaran tindak pidana kampanye.

Pemeriksaan oleh polisi dilakukan setelah dilaporkan Tim Kampanye Daerah (TKD) Solo. Slamet Maarif kini statusnya telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Forum Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Solo, telah memiliki bukti awal yang kuat untuk menyeret Slamet ke ranah pidana Pemilu.

Pendukung Calon Presiden nomer urut 02 itu diduga melakukan pelanggaran kampanye di Solo, Jawa Tengah. Slamet diduga melakukan kampanye saat acara tablig akbar PA 212 di Gladak, Solo, Minggu (13/1/2019).

Slamet Maarif diperiksa Polisi, sebelumnya ia dilaporkan Tim Kampanye Daerah (TKD) Solo terkait pelanggaran kampanye. Slamet sebelumnya telah memenuhi panggilan Bawaslu Solo. Setelah perkaranya memenuhi syarat, Slamet kini diperiksa oleh Polisi sebagai saksi.

Penyidik Polresta Surakarta melakukan pemeriksaan terhadap Ketum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma’arif, terkait dugaan pelanggaran tindak pidana kampanye, di Mapolresta Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (7/2/2019).

Pemeriksaan Slamet Ma’arif dihadiri Ketua Dewan Penasihat PA 212 Amien Rais, Ketua Dewan Pembina Tim Pengacara Muslim (TPM) Mahendradatta, Ketua PA 212 Solo Raya R Djayendra Dewa, dan Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta Ustaz Muinudinillah Basri.

Sekelompok massa juga menggelar aksi dukungan terhadap Slamet Ma’arif di depan Mapolresta Surakarta. Para orator secara bergantian menyampaikan orasinya di atas mobil.

Mahendradatta mengungkapkan, pemeriksaan Slamet Ma’arif hanya masalah penafsiran. Menurut dia, apa yang disampaikan Slamet Ma’arif dalam Tablig Akbar tidak ada unsur pelanggaran.

Tidak ada masalah. Itu memang sesuai dengan Tablig Akbar 212 ya gitu. Ulama ya, gitu. Saya kan, maaf ya agak dekat dengan ulama. Jadi, tahu cara ulama berkhotbah dan lain sebagainya. Ada yang keras, ada yang softsekali, ada yang sangat keras dan sebagainya. Ini kan ngarah ke masalah kampanye saja, dianggap itu kampanye,” kata Mahendradatta, yang juga penasihat hukum Slamet Ma’arif.

“Mungkin pihak Bawaslu atau pihak pelapor punya tafsiran lain. Ini kan permasalahan tafsiran. Semuanya bisa diselesaikan dengan baik,” kata Mahendradatta dilansir dari Kompas.com.

Kasat Reskrim Polresta Surakarta Kompol Fadli mengatakan, pihaknya mengedepankan sikap profesional dalam melakukan pemeriksaan. Dalam pemeriksaan itu, Slamet Ma’arif berstatus sebagai saksi.

“Slamet Ma’arif diperiksa masih sebagai saksi,” kata dia. (MHI)***

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Video

Berita pilihan