Kepala Anak SD Hancur Kena Ledakan Granat

Kepala Anak SD Hancur Kena Ledakan Granat

Dikira mainan, bocah SD bawa sebuah granat aktif yang ditemukan di lapangan tembak. Ia meninggal setelah granat dipukul-pukul pakai batu dan meledak mengenainya

Main Granat, Bocah SD Hancur Terkena Ledakan

Konten.co.id – Ledakan granat di Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, sebabkan seorang anak Sekolah Dasar (SD) meninggal usai terkena serpihan. Peristiwa tersebut terjadi pada siang hari sekitar pukul 14:00 Wib, Kamis (14/2).

Identitas korban bernama M. Ibnu Mubarok, warga Kampung Wangun Jaya RT 02/06 Desa Ciaruteun Ilir Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Anak usia 11 tahun itu meninggal setelah mendapat luka parah di bagian kepala dan tangannya. Jasad korban telah dikebumikan di TPU dekat rumah almarhum.

Tidak hanya Ibnu, dua rekannya yaitu Doni (11) dan Sahrul (11) juga turut menjadi korban. Namun, keduanya selamat dari maut. Mereka masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Kejadian berawal ketika korban Ibnu Mubarok bermain di Lapangan Tembak berjarak Ik 300 M, wilayah Kampung Padati Mondok RT 04/09 Desa Ciaruteun Ilir Kecamatan Cibungbulang.

“Mereka sedang bermain ke lapangan tembak untuk mencari bambu kerisik buat mainan dan menemukan sebuah benda yang diduga granat,” kata Kaur Pemerintahan Desa Ciaruteun Ilir, Samsudin, dilansir Pojoksatu, Kamis (14/2/2019).

Korban menemukan 1 buah kaleng susu yang diduga berisi granat aktif. Benda tersebut kemudian dibawa pulang korban dan sempat disimpan oleh ibu korban di rumah.

Pada hari Selasa 12 Februari 2019, kaleng susu yang diduga berisi granat itu dibuang oleh ibu korban, Siti Nurhasanah ke kebun dekat rumah korban.

Korban mengambil kembali kaleng susu diduga berisi granat tersebut yang sempat dibuang oleh ibu korban pada hari Kamis, 14 Februari 2019.

Selanjutnya korban bermain dengan Doni dan Sahrul. Korban kemudian memukul – mukul kaleng susu yang diduga berisi granat dengan batu. Tiba-tiba granat meledak dan mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi.

Ledakan menyebabkan kepala korban hancur dan tangan sebelah kanan putus. Dua rekan korban pun alami luka berat di bagian kaki dan tangan. Ketiga korban langsung dibawa ke RSUD Leuwiliang.

Ledakan tersebut berjarak radius 7 meter dan serpihannya mengenai dinding rumah warga sekitar.

Samsudin yang juga masih bersaudara dengan korban itu, mengatakan, meski lokasi ledakan hampir satu kilometer, namun suara ledakan terdengar sampai ke kantor desa. (ME)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *