Ilmuwan Sydney Kembangkan Purifikasi Air Menggunakan Matahari

Ilmuwan Sydney Kembangkan Purifikasi Air Menggunakan Matahari

Dalam satu jam, bahan prototipe “hijau” dapat memurnikan air dengan menggunakan cahaya matahari.

Gunakan Sinar Matahari, Ilmuwan Ubah Air Biasa Jadi Layak Minum

Konten.co.id – Saat ini, para ilmuwan dari University of Technology Sydney telah menemukan bahan baru yang menawarkan cara lebih efisien dan ramah lingkungan untuk memurnikan air hanya dengan menggunakan sinar matahari.

Menggunakan cahaya, dalam satu jam, bahan prototipe “hijau” dapat memurnikan air minum setiap hari yang cukup untuk empat orang.

Dalam uji coba, cara tersebut itu berhasil membunuh hampir 100 persen bakteri dalam 10 liter air.

Lebih dari 2 miliar orang di dunia kekurangan air minum yang benar-benar layak dan aman dikonsumsi.

Para peneliti melaporkan, pada 7 Februari di Chem. Bahan baru yang terdiri dari lembaran 2-D dari grafit karbon nitrida, adalah fotokatalis: Ia melepaskan elektron ketika mendapat sinar matahari untuk menciptakan bahan kimia berbasis oksigen yang merusak yang menghancurkan mikroba.

Saat ini, Fotokatalis paling efektif menetralisir kandungan logam yang dapat larut ke dalam air sebagai polutan beracun. Komposisi non-logam lainnya, seperti lembaran 2-D yang baru, tetapi kurang efisien karena mereka berpegang pada elektron lebih rapat.

Ilmuwan bahan Guoxiu Wang dari University of Technology Sydney dan rekannya menciptakan lembaran ultrathin dari karbon nitrida grafit dan menambahkan kelompok kimia seperti asam dan keton yang memikat elektron membawa ke tepi lembaran tersebut.

Di sana, elektron bercampur ke atom oksigen dalam air untuk membentuk bahan kimia oksigen yang larut mikroba seperti hidrogen peroksida. Desain tersebut membunuh 99,9999 persen bakteri, termasuk E. coli, dalam sampel air 50 mililiter.

Berikut katalis berbasis logam terbaik. Dan itu membunuh mikroba lebih cepat daripada fotokatalis tanpa logam terbaik sebelumnya, yang membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk mencapai apa yang desain baru lakukan dalam 30 menit.

Tim kemudian menempelkan nanosheets ke permukaan bagian dalam kantong plastik, memurnikan 10 liter air dalam satu jam.

“Motif kami adalah mengembangkan cara yang efisien untuk menggunakan sinar matahari untuk menghasilkan air untuk daerah yang belum berkembang atau terpencil tanpa pasokan air bersih,” kata Wang, seraya mengatakan pihaknya mencatat bahwa komposisi karbon dan nitrogen harus membuat bahan itu murah.

Untuk meningkatkan desain sangkan bisa digunakan secara komersil, para peneliti tengah menggaet para insinyur untuk meningkatkan desain produk tersebut untuk kebutuhan pasar. (ME)

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Video

Berita pilihan