Hari Ini Pendaftaran PPPK Dibuka

Hari Ini Pendaftaran PPPK Dibuka

Proses pendaftaran dibuka dua fase, yakni Februari 2019 dan April 2019.

Pemerintah Buka Pendaftaran 150 Ribu Formasi PPPK 

Konten.co.id (Garut) – Pendaftaran pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) untuk 150 ribu formasi telah dibuka.

Pendaftaran dibuka dalam dua fase, fase pertama dibuka hari ini (8/2). Sementara itu, fase kedua penerimaan P3K akan dilakukan sekitar April 2019.

Pendaftaran PPPK 2019 dibuka www.konten.co.id
Surat dari Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait penyampaian usulan kebutuhan PPPK tahap I yang diterima Bupati Garut.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin, mengatakan, penerimaan P3K pada fase pertama khusus bagi para tenaga honorer yang terdiri atas guru, tenaga kesehatan, tenaga penyuluh pertanian, serta tenaga-tenaga fungsi teknis lain yang belum bisa mengikuti tes CPNS karena faktor usia.

“Karena P3K tidak membatasi umur, sehingga ruangnya di situ,” kata Syafruddin, dilansir laman detik.com.

Berdasarkan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) Nomor 5 Tahun 2014, Syafruddin menjelaskan, aparat sipil negara terdiri atas PNS dan P3K. P3K akan dievaluasi per tahun.

“Jadi jangan kita terpengaruh dengan kata-kata perjanjian kerja. Karena PNS juga ada evaluasinya, perjanjian kerja itu maknanya evaluasi. Di P3K ada evaluasi per tahun, itu yang dimaksud dengan perjanjian kerja. Di PNS juga ada evaluasi per tahun, jadi sama saja sebenarnya, tidak begitu jauh bedanya,” jelasnya.

Formasi PPPK Hanya untuk formasi tenaga guru, kesehatan dan penyuluh pertanian.

Seleksi PPPK fase pertama dikeluhkan para honorer yang tidak termasuk dalam tiga kategori guru, kesehatan dan penyuluh yang akan dibuka pendaftarannya. Diantaranya honorer di Kabupaten Garut.

“Kita juga honorer, tapi tidak ada formasi PPPK bagi yang diluar guru, kesehatan, penyuluh. Seharusnya pemerintah bisa mengakomodir beberapa formasi diluar itu, seperti tenaga administrasi, operator, dan lainnya,” kata Ina (37), salah seorang pegawai honorer K2 di Pemkab Garut.

Hal senada diungkapkan salah seorang guru honorer di Kabupaten Garut, Nisa Harun (25). Menurutnya, formasi PPPK untuk Garut sangat sedikit. Hal ini dimungkinkan tidak mengakomodir banyak honorer.

“Kemungkinan banyak yang kecewa lagi,  formasinya sedikit. Itu tidak akan mengakomodir semua honorer yang ada. Kan pemerintah janji mau mengentaskan masalah honorer. Mana janjinya?” kata Nisa.

Berdasarkan surat usulan kebutuhan PPPK tahap 1 tahun 2019. Kabupaten Garut mengusulkan 225 formasi tenagau guru, 50 tenaga kesehatan, dan 20 tanaga penyuluh pertanian. Surat tersebut ditandatangani Bupati Garut, Rudy Gunawan. (ME)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *