Fasilitas Disabilitas di Tempat Wisata Masih Minim

Fasilitas Disabilitas di Tempat Wisata Masih Minim

Setiap orang senang bepergian ke tempat indah, nyaman, aman hingga bersih. Namun tidak jarang kesulitan dialami kaum Difabel ketika berwisata. Hal itu disebabkan minimnya fasilitas pendukung di tempat wisata bagi mereka.

Kesadaran Masyarakat dan Pengelola Wisata Terhadap Difabel Masih Kurang

Konten.co.id  (Garut) – Para penyandang disabilitas masih kurang mendapat perhatian dalam penyediaan fasilitas di tempat pariwisata. Hal itu diakui Kepala Bidang Pengembangan Masyarakat Pariwisata pada Kementerian Pariwisata RI, Ambarukmi, kepada wartawan, di Ballroom Fave Hotel, senin (25/2/2019).

Menurutnya, di beberapa daerah, fasilitas bagi para penyandang disabilitas di tempat wisata baru sebatas pada aksesibilitas saja, sementara hal lainnya belum tersedia.

“Untuk destinasi di Garut masih kurang, adanya baru aksesibilitas, sementara yang lain seperti kamar mandi wc atau toilet destinasi wisata disabilitas itu belum,” kata Ambarukmi usai menghadiri kegiatan bertajuk Pariwisata Goes ti Difabel.

Kata Ambarukmi, sejak tahun 2000-an, Pemerintah pusat sudah konsen terhadap upaya pemenuhan fasilitas fisik bagi kaum disabilitas, tidak hanya di perkantoran atau sekolah, namun di tempat wisata juga.

“Kita ingin membuat juga (publik, red) untuk mulai peduli bagi para disabilitas. Pertama pemenuhan fasilitas fisiknya, kemudian sosial, masyarakat sadar wisata dengan sapta pesona itu, termasuk peduli disabilitas. Karena yang belum itu tuntutan masyarakat, kita melihat ternyata anak berkebutuhan khusus (ABK) ingin sekali menikmati pariwisata. Pariwisata bukan hanya museum saja tapi ingin menikmati destinasi pariwisatanya,” katanya.

Lanjutnya, tidak jarang masyarakat umum non ABK justru masih memakai fasilitas yang dikhususkan bagi kaum disabilitas. Akibat kurang pedulinya terhadap ABK, dinilai merenggut hak fasilitas yang ada bagi para ABK.

“Pemerintah untuk di daerah destinasi wisata ingin membantu mereka, itu akan mengedukasi mereka dan masyarakat yang mengelola juga harus kita kasih edukasi,” pungkasnya. (ME) 

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *