Eli Rampungkan 100 Ribu Botol Sabun Pesanan Presiden

Eli Rampungkan 100 Ribu Botol Sabun Pesanan Presiden

Meski harus sakit usai mengerjakan 100 ribu botol sabun cuci piring, Eli merasa lega. Sekitar sebulan melakukan pekerjaan, target yang diberikan Presiden Joko Widodo bisa dipenuhi.

100 Ribu Botol Sabun Cuci Piring Pesanan Presiden Sudah Dikirim ke Jakarta

Konten.co.id (Garut) – Pemenang tender pembuat 100 ribu botol sabun cuci piring dari Presiden Joko Widodo, Eli Liawati akhirnya bisa memenuhi target pesanan. Rabu (27/2/2019), pesanan tersebut telah dikirimkan Eli ke Jakarta.

Eli awalnya khawatir jika sabun pesanan Presiden itu tak bisa dipenuhi. Sebelumnya Eli mendapat pesanan saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Garut pada 19 Januari 2019.

Jokowi memesan sabung cuci piring setelah datang pada acara Program Keluarga Harapan (PKH) di Gedung Serba Guna Mandala, Kecamatan Garut Kota.

“Sudah selesai alhamdulillah. Total 100 ribu botol sesuai pesanan Presiden,” ucap Eli yang tengah sakit usai menyelesaikan pesanan sabun cuci.

Eli mengaku jika badannya kurang fit setelah bekerja selama lebih dari sebulan. Target 100 ribu botol bisa selesai setelah dibantu 40 anggota PKH dan sejumlah tetangganya yang tak menerima PKH.

Pikiran sih utamanya (jadi sakit). Takut enggak bisa memenuhi target. Eli, pemenang tender dari Jokowi.

Ia menyebut sudah menerima 75 persen dana hasil penjualan sabun dengan total Rp 1,5 miliar. Meski sudah miliaran menerima uang, Eli mengaku sudah habis untuk membeli bahan, ongkos kerja, dan ongkos kirim sabun.

Diperkirakan dana pembuatan sabun habis hingga Rp 1,7 miliar. Namun Eli belum menghitung secara pasti biaya yang dihabiskan. Ia pun masih memiliki hutang ke penyuplai bahan baku.

“Banyak yang bantu juga dari bahan. Perusahaan dari Jakarta dan Bandung menawarkan bantuan. Saya beli 5 ribu botol dikasih 15 ribu. Beli bahan baku 1 kuintal dikasih 1 ton. Alhamdulillah dikasih kepercayaan,” ujarnya.

Eli pun kini sudah mengundurkan diri sebagai penerima PKH. Keuntungan dari pembuatan sabun akan digunakannya untuk pemberdayaan anggota PKH di desanya. Ia juga berkeinginan untuk memperbaiki madrasah di depan rumahnya yang terbakar pada tahun lalu.

“Kalau masih ada, mau buat umroh orang tua dan mertua. Mudah-mudahan juga bisa buat saya dan suami umroh sama modal usaha,” ucapnya. (FW)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *