Dibacok dan Digilas Mobil, Sopir Taksol Dibuang ke Jurang

Dibacok dan Digilas Mobil, Sopir Taksol Dibuang ke Jurang

Seorang sopir taksi online asal Bandung ditemukan tewas di sebuah jurang di Kecamatan Cikajang, Garut pada 30 Januari 2019. Korban dibunuh dua pelaku yang menyewa mobilnya.

Dua Pelaku Pembunuh Sopir Taksol Dibekuk Polisi

Konten.co.id (Garut) – Sopir taksi online (taksol) asal Bandung dibuang ke jurang di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Wajah korban pun mengalami luka bacokan.

Polres Garut berhasil mengamankan dua pelaku pembunuhan kepada sopir online atas nama Yudi alias Jablay (26). Kedua pelaku merupakan penumpang yang menyewa jasa Yudi.

Kedua pelaku berinisial J dan D sudah merencanakan untuk merebut barang milik korban. Pelaku memesan mobil dari Bandung dengan tujuan Garut.

“Saat sampai di Garut, tepatnya di Sukaresmi pelaku mencekik korban. Pelaku juga membacok wajah korban dengan kampak,” ucap Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna saat konferensi pers di Mapolres Garut, Senin (18/2/2019).

Tak puas dengan membacok korban, pelaku yang berprofesi sebagai sopir angkot bahkan menggilas tubuh korban dengan mobil. Korban juga sempat diseret.

Usai membunuh korban, pelaku membuang jasad korban ke jurang di Cikajang. Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada 30 Januari 2019. Kepolisian baru mendapat laporan dari warga keesokan harinya.

“Kami lalu melakukan penyelidikan dibantu Polda Jabar. Dari hasil penyelidikan, warga sempat melihat salah satu wajah korban,” katanya.

Kepolisian lalu mengidentifikasi pelaku dan mengetahui keberadaan salah satu pelaku. Satu pelaku berinisial D, ditangkap petugas di wilayah Bandung.

Sedangkan pelaku berinisial JS ditangkap petugas Polres Garut dan Polda Jabar di Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

“Pelaku akan melarikan diri ke Bali. Kami tangkap saat berada di bus di Gilimanuk,” ujarnya.

Mobil Toyota Avanza milik korban dijual pelaku ke penadah di Pagaden, Subang. Hingga kini petugas masih mencari penadah barang curian tersebut.

Para pelaku dijerat pasal berlapis. Yakni pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, pasal 339 KUHP, dan pasal 338 KUHP.

“Ancaman hukuman minimal 15 tahun dan maksimal hukuman mati,” katanya. (FW)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *