Antara Seni dan Adat Ketimuran Pada Lirik Lagu

Antara Seni dan Adat Ketimuran Pada Lirik Lagu

‘Girl, your sex is a drug’ jadi sepenggal lagu bertajuk Overdose yang dibatasi pemutarannya. Bisa jadi kata-kata ‘sex’ menjadi penyebab pembatasan.

Pengamat Musik: Pembatasan Lagu Tak Perlu Dianggap Serius

Konten.co.id – Lagus Agnez Mo yang dinyanyikan bersama Chris Brown dibatasi siarannya oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat. Pasalnya dalam lirik lagu Agnes Mo itu disebut KPID Jabar mengandung kata-kata berbau seks.

Ini sepenggal lirik lagu Overdose beserta artinya yang dirilis pada 20 Juli 2018.

When opposites attract, I overdose, yeah, ah, ah
Ketika dia menarik, aku overdosis, yeah

I took too much of your love, I overdose, yeah, ah
Aku terlalu banyak menerima cintamu, aku overdosis

Girl, your sex is a drug, baby blew then bend it like, ooh
Gadis, hubunganmu adalah sebuah narkoba, sayang lalu kau meniup dan membengkokan seperti

Ooh-oh-oh- woah I-i-i-i girl, I overdose Oh
aku overdosis

I overdose, I overdose, everytime Oh
aku overdosis setiap saat

I do you baby girl I overdose I overdose
Aku overdosis

Dalam lagu tersebut terdapat kata-kata ‘Girl, your sex is a drug, baby blew then bend it like, ooh’. Kata sex di lirik itu bisa jadi yang dipermasalahkan sehingga siarannya dibatasi.

Bukan hanya lirik lagu yang berbau seks. Sebenarnya video klip Overdose yang diperankan langsung Agnez Mo dan Chris Brown tak terlalu berbudaya timur. Maklum saja, kebiasaan di barat ditonjolkan karena menyesuaikan adat di negeri Paman Sam. Ada sejumlah adegan kecupan bibir yang dilakukan.

Jika berkaca dari seni, hal itu sesuatu yang lumrah. Namun tak sesuai dengan adat dan norma yang berlaku di Indonesia. Video klip lagu tersebut juga tak diputar di televisi nasional yang ada di Indonesia.

KPID Jabar pun mengkategorikan lagu itu untuk usia dewasa. Seperti iklan rokok, lagu tersebut hanya bisa diputar di lembaga penyiaran seperti televisi dan radio dari jam 22.00 WIB sampai 03.00 WIB.

Tak ada pelarangan untuk memutar lagu tersebut. KPID Jabar hanya menyebut membatasi pemutaran lagu. Bukannya melarang untuk menyiarkannya.

“Ada salah persepsi karena mengira KPID Jabar melarang pemutaran lagu tersebut. Padahal kami hanya melakukan pembatasan,” ujar Ketua KPID Jabar, Dedeh Fardiah.

Ada yang aneh dari surat bernomor 40/215/KPID-Jabar/2019 yang beredar tersebut. Dalam keterangan poin ke 11 disebut jika pembatasan berdasar hasil rapat pleno pada 11 Februari 2019.

Namun surat tersebut ditanda tangani oleh Ketua KPID Jabar pada tanggal 18 Februari 2018. Kemungkinan terdapat kesalahan pengetikan surat tersebut atau bisa jadi surat itu dibuat pada tahun lalu.

Bukan kali ini saja KPID Jabar mengeluarkan surat pembatasan lagu. Pada 2016, sebanyak 13 lagu dangdut juga dibatasi oleh KPID Jabar.

Lagi-lagi alasannya sama. Lagu dangdut itu dinilai bermuatan seks dalam liriknya. Akhirnya lagu dangdut itu hanya boleh disiarkan pada malam hingga dini hari.

Musisi pun angkat bicara dengan pembatasan lagu berbahasa Inggris itu. Salah satunya dari personil Superman Is Dead, Jerinx. Dalam postingan instagramnya, Jerinx mengomentari surat tersebut dan menghubungkannya dengan RUU permusikan.

“Di Jawa Barat, lagu-lagu berbahasa Inggris akan dibatasi di radio, ditetapkan 18 Februari 2018. Baru ditetapkan sih. Mungkin nunggu RUU Permusikan sah jadi UU baru dieksekusi. Belum ada RUU Permusikan saja sudah ada regulasi fasis macam ini. Makin jelas kan kemana arah RUU Permusikan ini? Kalau gak ke Korut ya ke Indonistan,” tulis Jerinx di akunnya @jrxsid.

Dilansir dari Detik.com, Arian ‘Seringai’ turut mengomentari keberadaan surat edaran tersebut. Ia menilai judul surat tak sesuai dengan isinya. Pada judul disebut pembatasan lagu berbahasa asing, sementara isinya mengatur soal muatan seksual.

Bahkan ia mempertanyakan dari 17 lagu tersebut beberapa di antaranya merupakan ‘produk’ lama.

“Beberapa lagu yang ada juga lagu-lagu lama. Kaya ‘Mr Brightside’,” ucapnya.

Pengamat musik, Aldo Sianturi juga angkat bicara dengan pembatasan lagu tersebut. Ia menyebut jika pengurus KPID Jabar tak mengetahui persis industri musik. Selain itu tak dilakukan audensi dengan pemilik radio sebelum menetapkan kebijakan itu.

“Dasar kebijakannya itu tidak kuat. Di zaman orde baru saja tidak ada kebijakan seperti ini. Kok ujug-ujug di awal 2019 ada seperti ini,” ucap Aldo seperti dikutip dari Wartakota.

Jika dianggap tidak pantas disiarkan ke publik, lirik atau gambar video dalam klip lagu akan dilakukan pemotongan (edit) tanpa mengurangi maksud asli lagu tersebut. Rapper Eminem misalnya, di lirik lagu yang dinyanyikannya, kerap diketahui tidak etis.

“Kasus beredarnya surat dari KPID Jabar itu tidak harus diseriusi (musisi Indonesia). Kebijakan ini mengada-ada. Jadi biarkan saja,” ujarnya. (FW)

Infografis Daftar Lagu Yang Dikategorikan Dewasa www.konten.co.id
Infografis Daftar Lagu yang dibatasi oleh KPID

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan