fbpx

Zuckerberg Gabungkan 3 Layanan Pesan Instan

Zuckerberg Gabungkan 3 Layanan Pesan Instan

Facebook tengah menyiapkan sebuah sistem agar memudahkan pengguna Messenger dan Instagram bisa terhubung dengan pengguna WhatsApp.

Pengguna Whatsapp Bisa Berkirim Pesan ke Messenger

Konten.co.id – Layanan pesan instan WhatsApp, Facebook Messenger dan Instagram direncanakan untuk disatukan dalam satu infrastruktur pesan. Ketiga layanan tersebut memang telah dimiliki oleh Facebook.

Rencana penggabungan itu direncanakan oleh Chief Eksekutif Facebook, Mark Zuckerberg. Nantinya pengguna Facebook, misalnya bisa mengirim pesan terenkripsi kepada seseorang yang hanya memiliki akun WhatsApp, menurut laporan New York Times, seperti dikutip dari Reuters.

Penggabungan tersebut akan memasukkan enkripsi end-to-end ke dalam aplikasi tersebut. Meski digabungkan, ketiga layanan yang populer itu tetap akan berdiri sendiri.

Rencana tersebut dilaporkan oleh empat orang yang terlibat dalam upaya penggabungan. Dengan penambahan enkripsi end-to-end, bisa melindungi pesan agar tak terlihat oleh siapa pun. Kecuali oleh anggota percakapan.

“Banyak diskusi dan debat ketika kami memulai proses panjang untuk mencari tahu semua detail agar upaya ini (penggabungan) bekerja,” ucap seorang juru bicara.

Beberapa mantan insinyur keamanan Facebook dan pakar enkripsi luar mengatakan rencana itu bisa menjadi kabar baik bagi privasi pengguna. Khususnya dengan memperluas enkripsi end-to-end.

“Dengan hati-hati saya optimis itu adalah hal yang baik,” kata mantan Kepala Keamanan Facebook Alex Stamos, yang sekarang mengajar di Universitas Stanford.

“Ketakutan saya adalah mereka akan menghentikan enkripsi end-to-end.”

Namun, teknologi ini tidak selalu menyembunyikan metadata – informasi tentang siapa yang berbicara dengan siapa – memicu kekhawatiran di antara beberapa peneliti bahwa data tersebut dapat dibagikan.

Integrasi metadata apa pun, kemungkinan akan membuat Facebook belajar lebih banyak tentang pengguna. Mengidentifikasi nomor telepon dan alamat email bagi mereka yang menggunakan layanan secara independen satu sama lain.

Facebook dapat menggunakan data itu untuk membebani biaya lebih banyak untuk iklan dan layanan yang ditargetkan. Meskipun hal tersebut bisa menghilangkan iklan berdasarkan konten pesan di Messenger dan Instagram.

Pengorbanan besar lainnya juga harus dilakukan, kata Stamos. Messenger memungkinkan orang asing untuk menghubungi orang lain tanpa mengetahui nomor telepon mereka. Hal itu bisa meningkatkan risiko kejahatan digital terutama kepada anak-anak.

Sistem berdasarkan nomor telepon memiliki masalah privasi tambahan. Pemerintah dan entitas lain dapat dengan mudah mengekstraksi informasi lokasi dari layanan tersebut. (FW)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya :


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Pilihan

Berita Video