Video ‘Babi Ngepet’ di Garut Gemparkan Warganet

Video ‘Babi Ngepet’ di Garut Gemparkan Warganet

Ramai-ramai warga di Cibalong, Garut menyerbu seekor babi hutan, Warga menganggap hewan itu jelmaan babi ‘ngepet’.

Babi Hutan Naik ke Atas Genting Diduga ‘Babi Ngepet’

Konten.co.id (Garut),- Seekor babi hutan menghebohkan warganet karena dianggap sebagai jelmaan babi ‘ngepet’. Video kemunculan babi itu berada di Kampung Cisanggiri, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Dalam video yang diunggah oleh akun Sandy Santiko di Facebook, babi ‘ngepet’ itu berada di atap rumah salah seorang warga. Video itu bahkan sudah dibagikan lebih dari 3 ribu kali.

Dari hasil penelusuran, terdapat dua video babi ‘ngepet’ yang diunggah Sandy Sandiko. Video pertama berdurasi 12 detik diunggah Sandy pada 6 Januari 2019. Babi tersebut berada di atap rumah dan terjatuh.

Sedangkan di video kedua yang berdurasi selama 1 menit 5 detik dan diunggah pada 7 Januari 2019, terlihat sejumlah warga mengepung babi tersebut. Babi yang terjatuh itu ramai-ramai dipukuli warga hingga mengeluarkan darah.

Menurut Wikipedia, babi ‘ngepet’ merupakan mahluk dalam legenda masyarakat Indonesia yang bercerita tentang siluman babi. Beberapa mitos menceritakan tentang keinginan orang menjadi kaya dengan cara mengambil pesugihan babi.

Saat akan beraksi, si tuan harus mengenakan jubah hitam untuk menutupi tubuhnya. Secara ajaib, si tuan akan berubah menjadi babi. Satu orang lainnya harus menjaga lilin agar tidak goyang apinya.

Apabila api lilin sudah mulai goyang, artinya orang yang menjadi babi itu mulai dalam bahaya. Tugas si penjaga lilin adalah mematikan lilinnya agar si babi dapat berubah kembali menjadi manusia biasa.

Babi ngepet biasanya mengambil uang dengan cara menggesek-gesekkan tubuhnya di pintu, lemari, atau dinding.

Sejumlah warganet pun ramai mengomentari kemunculan babi ‘ngepet’ itu.

“Paehan.. Pami Aya jlmi nu maot kampung eta. Bererti dia ngepet babi (Bunuh, kalau ada orang yang meninggak di kampung itu, berarti dia babi ngepet),” tulis akun Temii Rahadi.

Sementara akun Gaels Gabriel berkomentar, “Babi jadi2.n panginten eta mah pami babi asli hewan mah moal tiasa naek kumaha naekna ngangge taraje sugan mah pernah di kampung Abi ge taun kamari tapi ngalengit duka kabur kamana (Babi jadia-jadian kayaknya, Kalau babi asli tidak bisa naik, bagaimana naiknya, pakai tangga kayaknya. Di kampung saya tahun kemarin juga pernah, tapi menghilang waktu dikejar).”

Belum ada keterangan resmi dari pemilik akun Sandy Sandiko terkait video tersebut saat Konten.co.id berusaha menghubunginya. (GH)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *