Tiga Jam Api Lahap Gudang Plastik di Tasikmalaya

Tiga Jam Api Lahap Gudang Plastik di Tasikmalaya

Kebakaran melanda sebuah gudang plastik. Selama tiga jam pemadam kebakaran di Tasikmalaya berjibaku memadamkan api.

10 Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Api

Konten.co.id (Tasikmalaya).- Sebuah gudang dan toko plastik di Kota Tasikmalaya terbakar Rabu (16/1/2019) petang. Pemadam kebakaran baru bisa menaklukkan si jago merah tiga jam kemudian.

Dari keterangan warga, api mulai terlihat sekira pukul 17.45 WIB. Gudang yang terbakar itu berada di dekat permukiman warga. Kepanikan pun terjadi saat warga mengetahui kebakaran.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi mengungsikan barang berharganya ke luar rumah.

“Kepulan asap hitam terlihat dari gudang sore tadi. Api malah makin besar dan warga teriak-teriak kebakaran,” ujar Solihin, salah seorang warga.

“Warga takut merembet ke rumahnya. Jadi barang-barang dikeluarin.”

Gudang di Jalan ABR-Cikurubuk, Kecamatan Mangkubumi itu akhirnya bisa dipadamkan sekitar pukul 21.00. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pemilik gudang, Dollar Ko Aun alias Lungna Wijaya belum bisa dimintai keterangan. Ia nampak panik melihat tempat usahanya terbakar.

Kabid Pemadam Kebakaran, Dinas Pol PP dan Damkar Kota Tasikmalaya, Mulyono, menuturkan sebanyak 10 mobil pemadam dikerahkan. Pemadaman juga dibantu tiga mobil watercannon milik kepolisian.

“Kami mendapat bantuan dari Garut 1 unit, Ciamis 1 unit, Banjar 1 unit, dan Kabupaten Tasikmalaya 2 unit,” kata Mulyono.

Penyebab kebakaran masih belum bisa dipastikan. Saat proses pemadaman pihaknya terkendala banyaknya warga di sekitar lokasi.

“Sumber air juga jauh. Jadi kami minta bantuan ke unit damkar lain,” ucapnya.

Akibat kebakaran, bangunan gedung rusak hingga 80 persen. Satu unit mobil Mitsubishi Grandia ikut terbakar di bagian belakang.

“Tapi mobil bisa cepat dievakuasi. Kebakaran tidak merembet ke rumah warga,” katanya. (FW)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *