Ramai Spanduk PSI Bertuliskan Hargai Hak-hak LGBT

Ramai Spanduk PSI Bertuliskan Hargai Hak-hak LGBT

PSI Dikira Dukung LGBT, Pengurus Ramai – ramai bantah itu

PSI Melaporkan ke Polisi terkait penyebaran spanduk

Konten.co.id,- (Jakarta) – Beredar video penurunan spanduk berlogo Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan tulisan “Hargai Hak-hak LGBT” di Jakarta.

Insiden terpasangnya spanduk PSI dengan foto Ketua Umum Grace Natalie ini menyulut sensai, terutama dari kalangan masyarakat yang tidak setuju terhadap LGBT.

Dilansir Tempo.co, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membantah pemasangan baliho dan spanduk bertuliskan “Hargai Hak-hak LGBT” yang tersebar di beberapa titik seperti halte, busway dan pinggiran jalan di Jakarta.

“Perlu kami tegaskan bahwa spanduk dan baliho itu bukan dibuat oleh PSI,” ujar Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni dilansir Tempo pada Rabu, 30 Januari 2019.

Hal senada diungkapkan Juru Bicara PSI Bidang Hukum, Rian Ernest. Pihaknya tidak merasa memasang spanduk bertuliskan ‘Hargai Hak-hak LGBT”.

Sebagaimana dilansir Suara.com, Rian pun mengatakan, pihaknya justru akan melaporkan kepada pihak kepolisian terkait adanya pemasangan spanduk kontroversial itu.

Dilansir Suara.com, PSI melihat spanduk dukung hak – hak LGBT ini sebagai dinamika politik. Rian mengaku, kader mereka tidak goyah dengan adanya spanduk yang mengatasnamakan partai mereka.

“Kami pikir wajar saja, kita kan santai saja semua, kita bawa cengir saja, anak muda berpolitik dihajar-hajar gini kita makin senang. Justru kami semakin solid dan makin teguh melawan korupsi dan intoleransi,” kata Rian dilansir suara.com. Senin (31/1).

“Hari ini kami ke Bawaslu DKI Jakarta untuk melaporkan spanduk abal-abal yang mengatas namakan PSI, kami dari PSI baik DPP maupun DPW itu tidak pernah mencetak apalagi memasang spanduk yang dituduhkan kepada kami,” jelas Rian kepada suara.com.

Spanduk dengan tulisan ‘Hargai Hak-hak LGBT’ dilengkapi foto Ketua Umum Grace Natalie dan Sekjen Raja Juli Antoni ditemukan terpasang di sekitar Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di Jalan Abdul Syafei, Tebet, Jakarta Selatan.Sejumlah warga mengaku resah dengan pengibaran spanduk itu. Pihaknya berharap aparat kepolisian biss mengungkap kasus tersebut. (ME)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *