Puluhan Warga Garut Terjangkit DBD, Dinkes Tetapkan KLB

Puluhan Warga Garut Terjangkit DBD, Dinkes Tetapkan KLB

Warga di tiga kecamatan di Garut menderita DBD. Dinas Kesehatan pun segera melakukan tindakan pencegahan penyebaran penyakit tersebut.

Pusing dan Lemas Jadi Gejala Awal DBD

Konten.co.id – Resa Hanifa (22), terbaring lemas di ruang rawat inap Puskesmas Limbangan, Garut, Jawa Barat. Dari hasil uji laboratorium, Resa positif menderita Demam Berdarah Dengue (DBD).

Pusing dan mual menjadi gejala awal yang dirasakan Resa. Ia semakin terkejut saat muntah darah. Keluarganya pun langsung membawa Resa ke Puskesmas.

“Pertamanya cuma pusing biasa. Tapi setelah keluar darah dibawa ke sini (Puskesmas),” ujar Resa, Rabu (30/1/2019).

Bukan hanya Resa yang menderita DBD di Limbangan. Ada 51 warga lain yang mengeluhkan hal sama seperti Resa.

Rata-rata pasien yang datang karena DBD mengeluhkan pusing dan mual. Dari hasil uji laboratorium, hasil DBD sudah positif.

“Bukan hanya dari Limbangan saja pasien DBD itu. Ada juga dari Kecamatan Cibatu dan Selaawi,” kata Kepala Puskesmas Limbangan, dr Budhi.

Rata-rata pasien yang datang karena DBD mengeluhkan pusing dan mual. Dari hasil uji laboratorium, hasil DBD sudah positif.

“Ada juga yang masih suspek. Tapi kami segera tangani agar bisa lebih cepat sembuh,” ujarnya.

Menurut Budi, pasien yang menderita DBD itu berasal dari anak dan orang dewasa. Dari 52 orang yang ditangani, empat di antaranya terpaksa harus dirujuk ke RSUD dr Slamet, Garut. Gejala yang dialami pasien umumnya mual, pusing, hingga lemas.

“Memang didominasi dari wilayah Limbangan. Seperti dari Desa Limbangan Timur, Pasirwaru, dan Neglasari,” ucapnya.

“Perkembangan kesehatan pasien terus kami pantau. Termasuk yang sudah pulang atau hanya rawat jalan,” ujarnya.

Kepala Dinkes Garut, dr Tenny Swara Rifai, mengatakan telah melakukan upaya pascaDBD di Limbangan. Pengasapan atau fogging hingga pemberantasan sarang nyamuk telah dilakukan.

Infografis Gejala Umum Demam Berdarah www.konten.co.id
Infografis Gejala Umum DBD

Untuk kasus di Limbangan, pihaknya sudah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB). Sedangkan di wilayah lain, belum ada laporan terkait kasus DBD.

“Baru di Garut utara yang masuk laporannya. Tapi kami imbau agar masyarakat waspada dan selalu menjaga kesehatan lingkungan,” ucap Tenny melalui sambungan telepon.

Tenny menyebut, di tahun lalu di Limbangan terjadi 19 kasus DBD. Di awal tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 52 kasus. Namun lokasinya tapi tak murni di Limbangan saja.

“Ada dari Cibatu dan Selaawi juga. Semua Puskesmas sudah siaga untuk antisipasi DBD,” ujarnya. (Drus/FW)

Ahmad
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan