fbpx

Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba di Makassar

Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba di Makassar

Residivis gembong narkoba ditembak Polisi karena melawan petugas saat akan diringkus.

Berusaha Menyerang Polisi,Gembong Narkoba di Makassar Ditembak Mati

Konten.co.id – (Makassar).- Gembong Narkoba di Makassar ditembak mati polisi saat akan mengedarkan barang haram. Polisi terpaksa melumpuhkan tersangka karena berusaha melawan dan merebut senjata petugas.

Pelaku merupakan target operasi terkait peredaran narkotika di Makassar. Dari para tersangka petugas berhasil menyita barang bukti 5 kilogram sabu.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, jajarannya berhasil menangkap pelaku yang merupakan bandar narkotika di Makassar. Menurutnya jaringan kedua tersangkat cukup besar.

Dalam penanganan kasus ini, kata Wahyu, polisi telah melakukan pengintaian cukup lama. Bahkan polisipun berusaha melakukan penyamaran.

“Untuk mengungkap kasus ini prosesnya cukup lama. Kita melakukan under cover juga,” kata Kapolres didampingi Kasat Narkoba, Kompol Diari Astetika, saat merilis pengungkapan kasus itu di Mapolrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Kota Makassar, Ahad Sore (13/1/2019).

Kapolres mengatakan, dua tersangka yang ditangkap bernama Dandi (29) dan Faisal (32). Dani pelaku yang pertama kali ditangkap. Dari tangan dani ditemukan 10 gram sabu.

“Polisi terus melakukan pengembangan. Kemudian petunjuk mengarah kepada tersangka lainnya yaitu Faisal,” ungkapnya.

Pelaku berusaha melawan petugas dengan cara memukul polisi dengan kunci roda. Bahkan pelaku berusaha merebut senjata petugas,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo.

Dari tangan Faisal, lanjut Kapolres, ditemukan barang bukti seberat 5 kilogram. Namuk karena Faisal berusaha melawan petugas akhirnya dilumpuhkan dengan tembakan di bagian dada.

“Saat diciduk, Faisal melawan dan memukul petugas dengan kunci roda. Bahkan pelaku dan petugas sempat berebutan senjata. Kemudian pelaku ditembak di bagian dada,” ucapnya.

Faisal, kata Kapolres, menghembuskan nyawa saat akan dibawa ke rumah sakit. Karena mengalami pendarahan yang cukup hebat.

Penangkapan kedua pelaku, kata Kapolres, merupakan pengembangan dari tersangka jaringan Abang yang tertangkap lebih dulu karena mengedarkan 900 butir ekstasi. Menurutnya, semua pelaku yang berhasil ditangkap merupakan residivis gembong narkoba di Makassar yang memiliki jaringan luas.

Mayat Faisal, kini berada di Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan Andi Mappaoddang. Sementara pelaku lainnya, Dandi beserta barang bukti diamankan di Mapolres untuk keperluan penyelidikan. (MHI)***

Berita Lainnya :


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Pilihan

Berita Video