Diceraikan Suami, Wanita Arab Saudi Dapat Pemberitahuan SMS

Diceraikan Suami, Wanita Arab Saudi Dapat Pemberitahuan SMS

Peraturan di Arab Saudi semakin mempermudah pergerakan perempuan di negara kaya minyak itu. Setelah diperbolehkan menonton sepak bola, kini ada aturan baru yang diterapkan kerajaan.

Suami di Arab Saudi Tak Bisa Diam-diam Lagi Ceraikan Istri

Konten.co.id (Arab Saudi),- Sebuah peraturan baru di Arab Saudi akan mengakhiri praktik perceraian perempuan tanpa sepengetahuan mereka. Selama ini banyak suami yang secara diam-diam menceraikan istri mereka tanpa memberi tahu.

Mulai Minggu (6/1/2019), pengadilan perceraian di kerajaan Timur Tengah akan diwajibkan untuk memberi tahu para wanita melalui pesan singkat tentang keputusan yang mengkonfirmasi perceraian mereka.

Aturan itu jauh lebih mudah dan lebih bebas gesekan, di bawah undang-undang kerajaan yang berat sebelah, bagi seorang pria untuk menceraikan istrinya daripada seorang wanita untuk menceraikan seorang pria.

Perubahan ini merupakan bagian dari serangkaian reformasi sosial yang dibawa oleh Putra Mahkota Mohammed bin Sultan. Aturan lain yang didapat perempuan Arab Saudi yakni hak baru untuk mengendarai mobil.

Dengan langkah ini, berarti perempuan sepenuhnya menyadari status perkawinan mereka dan dapat melindungi hak-hak seperti tunjangan.

“Langkah baru ini memastikan perempuan mendapatkan hak (tunjangan) mereka ketika mereka bercerai,” kata pengacara Saudi, Nisreen al-Ghamdi kepada Bloomberg, seperti dikutip dailymail.co.uk.

“Itu juga memastikan bahwa surat kuasa apa pun yang dikeluarkan sebelum perceraian tidak disalahgunakan.”

Banyak wanita telah mengajukan banding ke pengadilan karena bercerai tanpa sepengetahuan mereka.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari serangkaian reformasi sosial dan ekonomi yang dikenal sebagai Visi 2030 yang telah dibawa selama dua hingga tiga tahun terakhir oleh Pangeran Mahkota berusia 33 tahun dari Arab Saudi Mohammed bin Salman.

Dengan aturan baru mengenai perceraian, bisa mengakhiri perceraian rahasia. Di mana laki-laki mengakhiri pernikahan tanpa memberi tahu istri mereka.

Mohammed Bin Salman, atau MBS dikenal dan dianggap sebagai pembaru dan teman bagi negara Barat. Ia juga dikaitkan dengan pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi pada Oktober 2018 di konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

Reformasi lainnya di Kerajaan Arab Saudi seperti mengizinkan wanita untuk menyaksikan pertandingan sepak bola. Wanita juga boleh bekerja dalam pekerjaan yang secara tradisional disediakan untuk pria.

Sejak tahun lalu ibu-ibu di Arab Saudi dapat mempertahankan hak asuh anak-anak mereka setelah perceraian tanpa mengajukan tuntutan hukum. Sebelumnya, seorang wanita Saudi diharuskan mengajukan petisi ke pengadilan yang bisa menghabiska waktu selama bertahun-tahun, untuk memenangkan hak asuh anak setelah perceraian.

Tetapi pada tahun 2018, Kementerian Kehakiman Saudi merilis sebuah surat edaran ke pengadilan yang menyatakan bahwa jika tidak ada perselisihan antara orang tua, seorang ibu hanya diwajibkan untuk mengajukan hak asuh.

Hal ini merupakan peningkatan signifikan dalam hak-hak perempuan di negara ini. Meskipun hak asuh masih menjadi tanggung jawab ayah.

Namun ada banyak hal yang masih dilarang bagi perempuan di Arab Saudi tanpa izin dari wali laki-laki. Mulai dari membuat paspor, meninggalkan negara, sampai membuka rekening bank.

Perceraian di Arab Saudi telah meningkat secara dramatis dalam satu dekade terakhir. Di tahun ini angka perceraian mencapai 45 persen dibanding pada tahun 2005 sebesar 21 persen.

Konsultan dan peneliti sosial Saudi Salman Bin Mohammed Al-Amri menemukan perceraian yang ditangani oleh pengadilan di seluruh negeri mencapai 53.675 kasus pada 2017.

Kantor Grand Mufti menyetujui 6.163 perceraian selama tahun 2017. Sedangkan pada 2016 hanya 846 kasus yang disetujui untuk bercerai. (FW)

Denis Septianda
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *