Budaya PTS, Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan

Budaya PTS, Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan

Pelaksanaan tindakan sekolah diharapkan menjadi budaya positif dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Garut.

Seminar PTS, Sebuah Upaya Peningkatan Kualitas Kompetensi Pengawas Sekolah

Konten.co.id (GARUT).- Sejumlah pengawas sekolah jenjang SMP di Kabupaten Garut tampak serius mengikuti Seminar Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Selasa (8/1/2019) pagi. PTS merupakan suatu upaya penting yang harus dilakukan para pengawas untuk mingkatkan kualitas pendidikan di sekolah binaannya.

Kali ini yang dijadikan bahan diskusi pada forum ilmiah tersebut dua buah PTS yang disajikan Drs. Ela Halimin, SH, M.Si. PTS bertajuk “Peningkatan Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Tim Pengembang Kurikulum dalam Penyusunan Dokumen KTSP Melalui Monev pada SMPN 1 & 4 Bayongbong, Kabupaten Garut”, dan “Meningkatkan Profesional Guru Matematika dalam Pembelajaran Melalui Supervisi Akademis di SMPN 1 Bayongbong, Kabupaten Garut”.

Selain jajaran pengawas, seminar juga diikuti sejumlah undangan dari unsur kepala sekolah dan guru yang bertugas di sekolah yang menjadi objek penelitian.

Menurut Ela, ia sengaja mengangkat kedua persoalan tersebut, karena selama ini dirasakan sebagai hambatan dalam upaya meningkatkan kualitas sekolah binaannya.

“Sebenarnya persoalan yang dihadapi banyak. Hanya saja, kedua masalah ini saya nilai lebih urgen untuk segera ditindaklanjuti,” ungkap Drs. Ela Halimin, SH, M.Si, kepada konten.co.id di sela kegiatan seminar.

Sebenarnya persoalan yang dihadapi banyak. Hanya saja, kedua masalah ini saya nilai lebih urgen untuk segera ditindaklanjuti,” ungkap Drs. Ela Halimin, SH, M.Si, kepada konten.co.id di sela kegiatan seminar.

Untuk mewujudkan sebuah PTS yang efektif memang tidak mudah. Banyak hambatan teknis dan non teknis yang harus dihadapi. Karenanya, Ela coba melakukan berbagai strategi agar setiap siklus dalam alur pembuatan PTS dapat dilalui.

Suasana seminar sendiri berlangsung hangat. Dalam sesi diskusi, muncul berbagai pertanyaan tajam untuk menguji kredibilitas dan keajegan PTS yang dijadikan bahan seminar. Secara lugas, Ela berupaya mempertahankan setiap argumen penelitiannya. Namun, ia pun cukup terbuka dalam menerima saran untuk perbaikan upaya serupa di waktu ke depan.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Totong, S.Pd, M.Si, menyambut baik kegiatan seminar PTS yang digagas para pengawas jenjang SMP. Ia berharap kegiatan serupa bisa menjadi budaya positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di kota dodol.

“Tentu saya merasa bangga. Karena itu, kita akan dorong agar di waktu ke depan semua pengawas bisa melakukan langkah profesional seperti ini,” kata Totong kepada konten.co.id.

Berkaitan dengan biaya pelaksanaan penelitian tindakan sekolah yang memang tidak murah, sebagai orang nomor satu di Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Totong berjanji akan memikirkannya.

“Memang, tahun ini belum teranggarkan. Tetapi, kalau demi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Garut, kenapa tidak!” pungkas Totong. (ONI)

Kang Oni
AUTHOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *