53 TKA Asal Tiongkok Bekerja di PT Huaxing Bogor

53 TKA Asal Tiongkok Bekerja di PT Huaxing Bogor

Bagian keimigrasian Bogor, Jawa Barat, berhasil memeriksa tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang bekerja di PT Huaxing.

Keimigrasian Bogor Temukan 53 TKA Asal Tiongkok Bekerja di PT Huaxing

Konten.co.id (Bogor).- Perusahaan asing yang berinvestasi di Indonesia ternyata lebih memilih mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) ketimbang pekerja lokal. Sehingga persoalan ketenagakerjaan ini kerap menjadi sorotan publik. Pasalnya, disaat warga negara Indonesia kesulitan mendapatkan pekerjaan, TKA malah mudah diterima kerja.

Persoalan ini seolah mengusik pikiran semua orang. Sehingga banyak yang menjadikam isu ini sebagai komoditas politik untuk meraih simpati masyarakat.

Soal, banyaknya TKA yang bekerja di Indonesia nampaknya buka isapan jempol belaka. Di Bogor Jawa Barat, Kamis (10/1/2019), Keimigrasian Bogor mendapatkan 53 TKA asal Tiongkok yang sedang bekerja di PT Huaxing.

Saat melakukan insfeksi mendadak (Sidak), para manajemen pabrik berusaha menghalangi petugas keimigrasian. Namun petugas terus merangsek dan berhasil menemukan 53 TKA asal Tiongkok yang sedang bekerja.

“Kita bertemu dengan juru bicara pabrik. Lalu meminta mengeluarkan dokumen kepegawaian,” kata Kepala Seksi Was­dakim, Wira.

Menurut Wira, PT Huaxing bergerak pada bidang peleburan besi. Ia mengaku menerima banyak laporan perusahaan ini banyak mempekerjakan TKA.

Petugas keimigrasian sempat dihalang-halangi pihak manajemen PT Huaxing saat akan memeriksa para pekerja di perusahaan itu. Setelah diperiksa ternyata ada 53 TKA asal Tiongkok yang bekerja di PT Huaxing. Namun semuanya telah mengantongi kartu izin terbatas (Kitas).

Setelah menerima laporan warga, lanjut Wira, petugas me­nyisir titik-titik aktivitas pekerja asing. Sebanyak 53 TKA ditemukan sedang bekerja.

“Semua pekerja diperiksa. Kita min­ta semua doku­men. Apakan visa wisata atau ada izinnya. Kami tanya satu per satu,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, total terdapat 53 TKA asal Ti­ongkok yang sedang ber­aktivitas. Selu­ruhnya, kata Wira, mengantongi Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas). 

“Sidak kali ini ditemukan 53 TKA asal Tiongkok namun semuanya memiliki Kitas,” jelasnya.

Upaya ini dilakukan Keimigrasian Bogor untuk menghindari terjadinya TKA yang bekerja dengan hanya mengantongi visa wisata. Sehingga nantinya Bogor menjadi surganya TKA ilegal. (MHI)***

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *